Kota Kupang Terkiini
Cara Cegah Kanker Payudara Sejak Dini, dr Jane Esterina Fransiska: Kenali Resiko-resikonya
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Siloam Kupang, dr Jane Esterina Fransiska beberkan Cara Cegah Kanker Payudara Sejak Dini.
Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Adiana Ahmad
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Siloam Kupang, dr Jane Esterina Fransiska, Sp.PD K-HOM beberkan Cara Cegah Kanker Payudara Sejak Dini.
Menurut r Jane Esterina Fransiska, Kanker Payudara bisa dicegah sejak dini cara mengenali resiko-resikonya baik yang bisa dimodifikasi maupun yang tidak bisa dimodifikasi.
Dalam Podcast Pos Kupang, Jumat, 14/03/2025, dr. Jane Esterina Fransiska mengatakan, faktor-faktor risiko yang bisa dimodifikasi antara lain berat badan, asupan lemak, status menyusui, konsumsi alkohol, kebiasaan merokok dan kontrasepsi.
Sementara faktor risiko yang tidak bisa dimodifikasi adalah usia, menstruasi, faktor genetika dan riwayat keluarga.
Baca juga: Opini: Deteksi Dini Kanker Payudara
"Di NTT sendiri memang dari tahun ke tahun kanker pada wanita khususnya kanker payudara itu memang semakin meningkat dan data yang dimiliki oleh Rumah Umum Daerah itu dari hari ke hari makin banyak.
Kalau layanan untuk kanker payudara itu kemarin sempat ditampilkan sekitar 8.000-an per satu tahun terakhir," ungkap dr. Jane.
Menurut dr. Jane, kanker payudara tidak hanya rentan pada golongan usia tertentu karena semua rentang usia bisa saja memiliki sel kanker di dalam tubuhnya.
"Pada umumnya kanker payudara pada usia muda kita harus curiga bahwa dia ada faktor genetika karena kanker payudara pada umumnya dibagi beberapa bagian, ada yang faktor genetika ada yang bukan tapi kalau dia terlalu muda, kita harus curiga ada mutasi genetika, artinya faktor yang dibawa dari keluarganya," ujarnya.
Meski demikian, kanker payudara akan bisa disembuhkan jika diketahui dan diobati sejak awal sehingga perlu untuk melakukan screening kesehatan secara berkala.
Rumah Sakit Siloam Kupang sendiri saat ini sudah memiliki alat Mammografi untuk mendeteksi kanker payudara.
Baca juga: Imbauan dr. Jean Eleonora Pello : Deteksi Dini Kanker Payudara dengan Langkah Sederhana
Dikatakan dr. Jane, kebanyakan pasien kanker payudara baru mencari pertolongan medis setelah berada di stadium lanjut dan hal ini juga yang membuat pengobatan semakin lama dan sulit karena di stadium lanjut, sel kanker sudah menjalar ke organ tubuh lainnya termasuk ke otak. Hal ini membuat penanganan semakin kompleks dan kemungkinan sembuh juga lebih kecil dibandingkan dengan pasien yang mencari pertolongan medis sejak stadium awal.
Sementara untuk mencegah kanker payudara, hal yang harus diperhatikan adalah faktor risiko dan bagaimana mengatur faktor risiko tersebut.
Pola hidup untuk mereka yang punya faktor risiko tidak bisa dimodifikasi juga perlu diperhatikan.
"Faktor yang bisa dimodifikasi itu sebaiknya kita lakukan, misalnya untuk menghindari obesitas atau kolesterol, trigliserida yang tinggi yang menjadi salah satu faktor penyebab kanker payudara berarti kita pola hidupnya makan kita harus baik, olahraga kita juga harus ada. Yang dianjurkan olahraga 30 menit sehari minimal tiga minggu sekali. Itu sebenarnya yang dicanangkan untuk pencegahan penyakit termasuk kanker payudara," tandasnya.(uzu)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Dokter-Spesialis-Penyakit-Dalam-RS-Siloam-Kupang-dr-Jane-Esterina-Fransiska.jpg)