Berita Larantuka

Wabup Flotim Ingatkan Kades Wajib Bangun BUMDes

Agus Boli pertama membuka kegiatan di Mokantarak, setelah membuka kegiatan yang sama di aula Desa Wailolong Kecamatan Ilemandiri.

Wabup Flotim Ingatkan Kades Wajib Bangun BUMDes
POS KUPANG/FELIKS JANGGU
Wakil Bupati Flotim didampingi Kadis Pemdes Flotim Rufus Koda Teluma mengalungkan tanda anggota pelatihan di aula Desa Mokantarak Kota Larantuka Rabu (4/7/2018).

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA-- Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli membuka kegiatan pelatihan bagi para pengelolah badan usaha milik desa atau BUMDes di Aula Kantor Desa Mokantarak Kecamatan Larantuka dan Aula Kantor Desa Wailolong Kecamatan Ilemandiri Rabu (4/7/2018).

Agus Boli pertama membuka kegiatan di Mokantarak, setelah membuka kegiatan yang sama di aula Desa Wailolong Kecamatan Ilemandiri.

Pelatihan itu diselenggarakan oleh Balait Latihan Masyarakat (BLK) Denpasar. Pelatihan berlangsung selama enam hari sejak Rabu (4/7/2018) sampai Senin (9/7/2018).

Agus Boli didampingi oleh Kepala Dinas Pemerintah Desa Flotim Rufus Koda Teluma dan tim dari balai latihan masyarakat Denpasar Bali.

Kepada para peserta Agus Boli menegaskan Undang-undang Desa Nomor 6 Tahun 2014 dan Peraturan Menteri Desa Nomor 4 Tahun 2015 menjadi dasar hukum pembentukan BUMDes dan BUMDes bersama desa-desa.

Pemda Flotim, kata Agus Boli mewajibkan para kepala desa membentuk BUMDes atau BUMDes bersama desa-desa untuk membantu petani melakukan pemasaran bersama produk pertanian di Flotim.

BUMDes, kata Agus Boli bisa dalam bentuk PT, CV atau UD. Bisa membantu pemasaran produk pertanian Flotim ke pasar utama Indonesia Timur di Surabaya dengan memanfaatkan tol laut.

Agus Boli juga meminta para kepala desa dalam menggodok peraturan desa (Perdes) tentang BUMDes untuk memasukan tujuan pembentukan BUMDes dua orientasi ini yakni profit oriented dan social oriented.

Mengaapa demikian, agar BUMDes tidak dibatasi hanya demi keuntungan semata dan mengabaikan kemungkinannya untuk menolong meningkatkan perekonomian masyarakat.

Agus Boli optimis kehadiran BUMDes dapat mengendalikan harga dan menekan kehadiran para tengkulak di petani. BUMDes memutus rantai panjang pemasaran produk pertanian.

BUMDes, kata Agus Boli menjadi lembaga ketahanan masyarakat desa dalam bidang perekonomian masyarakat.

Dan meminta para kepala desa memperkuat BUMDes dengan penyertaan modal tahun pertama minimal Rp.100 Juta.

Agus Boli menantang para kepala desa di tahun 2019 mendatang minimal setiap desa di Flotim menyertakan dari dana desa sebesar Rp.100 Juta ke BUMDes.

Agus Boli juga meminta para kepala desa berani memecat manajemen BUMDes jika manajemennya rusak dan kacau balau.(*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved