Luar Biasa! Ketua Sinode GMIT Terima Penghargaan Silvia Michel Prize di Swiss

Pdt. Mery juga mendedikasikan penghargaan yang diperoleh kepada kelompok dan komunitas rentan yang sedang berjuang untuk hak-hak mereka.

Penulis: Maria Enotoda | Editor: Fredrikus Royanto Bau
ISTIMEWA
Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Dr. Mery Kolimon 

“Menjadi ketua sinode dalam konteks saya berarti saya melakukan kunjungan -kunjungan entah itu dekat atau jauh yang harus menggunakan berbagai macam transportasi baik darat laut dan udara.

Selain itu banyak lakukan dialog dan upaya perdamaian serta mendorong gereja untuk tidak hanya berpikir tentang dirinya tapi juga berpikir tentang kehidupan manusia dan alam," tuturnya.

Baca: Usai Laporkan Rudy, DPRD Kota Masih Menunggu Perkembangan

Pdt. Mery juga mendedikasikan penghargaan yang diperoleh kepada kelompok dan komunitas rentan yang sedang berjuang untuk hak-hak mereka—korban perdagangan orang, orang dengan HIV/AIDS, korban dan penyintas ketidakadilan politik dan impunitas, dan kepada mereka yang menderita karena identitas gender dan orientasi seksual.

"Saya dedikasikan penghargaan ini kepada mereka yang berjuang untuk terbebas dari diskriminasi dan kekerasan, dan untuk semua yang sedang berjuang untuk kesetaraan dan keadilan,” ungkapnya.

Sebagai ketua sinode, kata Pdt. Mery, GMIT memiliki lebih dari 2.000 jemaat di 46 klasis yang dilayani oleh sekitar 1.300 pendeta di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang termasuk dalam kepulauan Indonesia. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved