Oleh Esthon L Foenay
Harga Sebuah Prestasi
Kalau bukan sekarang, kapan lagi. Kalau bukan kita, siapa lagi menuju NTT emas. Mensana in corporesano. Salam Indonesia Raya.
Kami ikuti dari pemberitaan pers NTT. Ini sekaligus menepis isu lama bahwa kesejahteraan atlet berprestasi menjadi masalah yang belum terpecahkan. Pemerintah masih kerap dianggap seperti kacang lupa kulitnya, karena minimnya perhatian kepada atlet berprestasi. Dan, kini isu itu sudah tidak ada lagi di NTT.
Pada Olimpade 2016 di Rio de Jeneiro, Brasil, merupakan bukti nyata dari Pemerintah RI melalui Menpora memberikan bonus kepada atletnya. Emas dihargai Rp 5 miliar, perak Rp 2 miliar dan perunggu Rp 1 miliar. Bahkan, pemerintah menanggung penuh pajak dari bonus ini, sehingga bonus diterima utuh.
Inilah harga sebuah prestasi. Untuk kesejahteraan dan masa depan atlet NTT, sebagai patriot olahraga. Akhirnya, saya ucapkan, selamat berjuang patriot olahraga NTT. Teriring dukungan dan doa jutaan rakyat NTT menuju PON XIX 2016. Banggalah menjadi orang Indonesia yang berprestasi di NTT dan Bumi Flobamora. Dengan tekad, "Teruslah berjuang bersama rakyat," saya yakin prestasi akan mampu diraih. Kalau bukan sekarang, kapan lagi. Kalau bukan kita, siapa lagi menuju NTT emas. Mensana in corporesano. Salam Indonesia Raya. *
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/esthon-foenay5_20160913_185616.jpg)