Narkoba dan Martabat Manusia
Narkoba pada dasarnya adalah baik, jika dipergunakan untuk menyelamatkan jiwa manusia dan membantu dalam pengobatan. Namun
"Karena orangtua telah menyalurkan kehidupan kepada anak- anak, maka terikat kewajiban amat berat untuk mendidik mereka. Oleh karena itu, orangtualah yang harus diakui sebagai pendidik mereka (anak-anak) yang pertama dan utama." (Dokumen Konsili Vatikan II, Gravissimum Educationis, No. 3).
Dalam keluarga setiap orang mengalami pola asuh dan pengalaman eksistensial manusia. Orang mengalami apa itu kebaikan. Kebenaran. Keadilan. Kejujuran. Apa itu cinta. Apa artinya berbuat salah. Apa itu dosa. Apa itu mengampuni. Memaafkan. Menghormati. Apa artinya berterima kasih. Apa artinya memberi hormat dan mengucapkan entah selamat pagi, selamat siang, selamat sore atau selamat malam. Hal-hal kecil dan rutin. Namun, yang setia dalam hal-hal yang kecil, akan setia pula dalam hal-hal besar. Rutinitas menciptakan karakter.
Nilai-nilai yang disebutkan di atas itulah yang ditanamkan dalam hati setiap anggota keluarga dan terinternalisasi dalam pertumbuhan dan perkembangan hidup. Berkesinambungan dan dikokohkan serta ditumbuh-kembangkan melalui pendidikan formal di sekolah, yang bermuara pada membentuk suatu pribadi yang menghormati martabat manusia; serta memiliki kesadaran untuk tidak mencederai martabat sesamanya karena ia sendiri menghormati martabatnya.
Karena itulah, tidak mengherankan apabila Arswendo Atmowiloto dalam ceritera sinetron "Satu Kakak Tujuh Ponakan", mengatakan: "Tidak ada mutiara yang lebih berharga, daripada rumahku. Tidak ada istana yang lebih indah, daripada rumahku. Tidak ada puisi yang lebih bermakna, daripada rumahku".
Pendidikan martabat manusia dimulai dari dalam keluarga. Pendidikan narkoba dimulai dari dalam keluarga. Juga pendidikan karakter dan nilai-nilai lainnya. Semuanya butuh waktu dan proses yang panjang. Itulah pendidikan. Perlahan. Pasti. Substantif. Bukan instant. Oportunis. Pragmatis.*
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/narkoba_20160414_161246.jpg)