Kamis, 4 Juni 2026

Yuk Bersepeda

Bersepeda Life Style Baru Warga Kupang

Mengenakan celana pendek dipadu baju ketat. Rambut mereka terkadang diikat atau dibiarkan tergerai begitu saja.

Tayang:
POS KUPANG/NOVEMY LEO
SEPEDA - Petriks Wulandari Bugel, pegawai Bank NTT Kupang, dengan sepeda kesayangannya, september 2015. 

"Anak -anak dan remaja itu paling banyak cari Wimcycle harganya mulai Rp 800 ribu. Sementara untuk remaja harganya mulai Rp 1 juta sampai Rp. 2 jutaan. Kebanyakan dipakai untuk balapan karena kuat," jelasnya.

Polygon adalah jenis sepeda yang biasanya dipakai orang dewasa. "Kalau untuk dewasa itu biasanya mereka cari yang Polygon. Harganya mulai dua jutaan. Dulu paling banyak dicari Polisi," kata Erni.

Pemilik Toko Sepeda Karya Subur, Boby Tanjung mengatakan, orang lebih banyak berburu sepeda gunung untuk para anggota komunitas. Bagi masyarakat kelas menengah ke atas, seperti para pegawai biasanya memilih sepeda Wimcycle dan Famyli untuk akan anak. Merk Wimcycle biasanya diburu untuk balapan sementara Family untuk kereta bayi.

"Kalau orang kantoran biasanya mereka beli yang agak bagus. Harganya untuk anak usia dua atau tiga tahun itu Rp 700 ribuan. Ukuran yang biasanya untuk balapan satu juta sampai satu juta dua ratus. Wimcycle lebih bagus, terus lebih ringan dan katanya lebih bagus untuk balap -balapan," tandasnya.

Satu dari sekian komunitas di Kota Kupang ini adalah Turangga Bicycle yang dikomandani Kapolda NTT, Brigadir Jenderal Drs. Endang Sunjaya, SH, MH. Bersama anggota klubnya komunitas ini telah melakukan tour keliling Kabupaten Alor, Pulau Flores dan Sumba.

"Tujuan pertama saya bersepeda mengeliling NTT ingin mempromosikan NTT kepada masyarakat luas dan nasional bahwa kegiatan bersepeda merupakan kegiatan yang positif. Olahraga bersepeda dapat dilakukan masyarakat kalangan tingkat bawah hingga tingkat atas. Selain itu bersepeda keliling NTT juga untuk mengecek personil yang ada di lapangan. Baik yang ada di pos, polsek dan polres kami datangi," ujar Mantan Wakapolda Aceh ini di Mapolda NTT, Senin (28/9/2015).

Bagi mantan Dansat Brimobda Bali ini, bersepeda merupakan olahraga yang sangat murah. Walaupun modal pertama cukup berat. Bersepeda itu bisa meningkatkan stamina dan kekuatan jantung.

Untuk agendanya, setiap Sabtu ada agenda berkumpul dan bersepeda. Lokasinya di wilayah Kota Kupang dan kabupaten. Bila ada waktu, bulan depan akan menggelar sepeda jarak jauh dari Kota Kupang hingga Kabupaten Belu dengan nama Ekspedisi Merah Putih berkaitan dengan hari Sumpah Pemuda.

Ditanya kenapa dengan bersepeda keliling NTT, Kapolda Sunjaya mengatakan bersepeda akan merasakan alamnya, tantangannya, termasuk menaklukan sesuatu yang tidak mungkin. Contohnya tanjakkan dari Kupang sampai ke SoE. Itu hal yang tidak mungkin. Dengan menggunakan mobil aja susah. Tetapi dengan bersepeda bisa tiba ke lokasi.

Dengan bersepeda keliling NTT, ia mengharapkan akan muncul berbagai komunitas bersepeda di NTT. Saat ini ia mendapatkan informasi sudah cukup banyak komunitas bersepeda bermunculan di NTT termasik di Kota Kupang.

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved