Kamis, 11 Juni 2026

Oleh Fary Djemy Francis

Mohon Maaf

HARI ini saya bangun agak siang. Jam pada layar telepon genggam di tangan saya menunjuk angka 06:45, tanggal 28 September 2010. Padahal kemarin dan hari-hari sebelumnya saya biasanya sudah bangun jam empat atau jam lima pagi, kemudian membaca bahan presentasi, laporan, maupun rencana kerja pemerintah dan membuat catatan untuk dibahas dalam sidang komisi, badan, fraksi, atau panitia kerja hari itu.

Tayang:

Hari ini akan segera berakhir, namun dalam sebuah permenungan yang spontan itu, saya dapati bahwa selama satu tahun saya benar-benar telah mencari, menemukan, menghayati, dan belajar mengamalkan fungsi saya sebagai wakil rakyat. Akan tetapi semakin keras saya berusaha, semakin terasa pula saya belum banyak berbuat apa-apa. Dan saya harus jujur mengakui bahwa tugas sebagai wakil rakyat ternyata sangatlah berat, dan tidak seindah bayangan banyak orang. Oleh sebab itu demi kehormatan bapak, ibu, saudari, saudara dan sahabat semua, dan untuk kemuliaan namaNya, saya sekali lagi mohon maaf seraya memohon dukungan dan bimbingan dalam perjuangan 1 tahun mendatang. Dan, esok saya harus bangun lebih pagi untuk lanjutkan perjuangan.*

Anggota DPR RI 2009-2014 dari Dapil NTT II
 

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved