Berita Kabupaten Sikka Terkini

Pasar Alok di Maumere Makin Semrawut dan Jorok

Pasar Alok di Kota Maumere, pasar tradisional terbesar di Pulau Flores, semakin hari tidak terurus.

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Tumpukan sampah di lapak ayam potong di Pasar Alok, Kota Maumere, Kamis (3/12/2018). 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Pasar Alok di Kota Maumere, pasar tradisional terbesar di Pulau Flores, semakin hari tidak terurus.

Kendaraan roda empat dan roda dua masuk keluar tak beraturan dari pintu masuk dan keluar lagi melalui pintu masuk. Padahal di bagian barat pasar itu tersedia dua pintu keluar.

Tak hanya bebas masuk dan keluar, pemilik kendaraan juga tidak perlu membayar retribusi kendaraan. Dengan menggunakan kendaraan, warga bisa keliling pasar sambil belanja.

Tiga Lampu Hias Menara Motif Hiasi Kota Kupang

Kondisi ini berbeda dengan kondisi pertengahan tahun 2018. Semua kendaraan masuk wajib membayar retribusi di pintu masuk dan keluar melalui pintu sebelah barat.

Selain semerawut lalu lintas kendaraan di dalam pasar, sampah di seantero pasar semakin merisaukan. Tumpukan sampah yang belum diangkut menyebarkan bau busuk menyesakan dada.

Walikota Kupang: Modal Usaha PSK Karang Dempel Diberikan Saat Sampai di Kampung Halaman

Sampah uang paling bau terlihat di tempat penjualan ayam potong. Entah sejak kapan sampah di lokasi ini tidak diangkut. Bulu sayam dan sisa-sisa kotoran ayam ditumpuk bercamur dengan genang air hujan telah menjadi belatung menyajikan pemandangan buruk ketika belanja dagung ayam di tempat pemotongan ayam. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved