Berita Kabupaten Belu

GMNI Belu Desak Bupati Belu Urus Air Minum Bersih Bagi Masyarakat

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Belu melakukan aksi damai di Kantor Bupati Belu

GMNI Belu Desak Bupati Belu Urus Air Minum Bersih Bagi Masyarakat
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Belu melakukan aksi damai di Kantor Bupati Belu, Senin (5/11/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA---Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Belu melakukan aksi damai di Kantor Bupati Belu, Senin (5/11/2018). GMNI mendesak Bupati Belu, Willybrodus Lay untuk mengurus air minum bersih bagi masyarakat Belu.

Koordinator aksi, Hendrianus Modok dalam orasinya mengatakan, air minum bersih merupakan program prioritas di masa kepemimpinan Bupati Willy Lay dan Wakil Bupati, J.T Ose Luan sebagaimana mereka janji pada masa kampanye dulu.

Baca: Dua Daerah di NTT Diprediksi Terjadi Hujan Lokal. Apa Daerah Kamu Juga Ya?

Baca: Lima Fakta Reino Barack Putus Hubungan dengan Luna Maya. Nomor 1 Masih Misteri

Baca: KKI NTT Raih Medali Emas Dalam Kejurnas di Jawa Timur

Baca: Menutup Lokalisasi tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan

Namun sesuai pengamatan GMNI, program ini belum berjalan baik sehingga masyarakat Belu masih menjerit kesulitan air minum bersih.

Dampak ikutannya adalah harga air tangki naik Rp.150.000 hingga Rp.200.000 per tangki untuk dalam kota, sedangkan untuk wilayah luar kota, harga air bersih bisa mencapai Rp.800.000.

Untuk itu, GMNI mendesak pemerintah Kabupaten Belu dibawa kepemimpinan Bupati Willy Lay agar segera mengurus air minum bagi masyarakat.

Apabila bupati tidak sanggup melaksanakan program prioritas tersebut maka lebih baik turunkan dari jabatan sebagai bupati.

Baca: Penjabat Sekda Matim : Peserta Yang Capai Passing Grade Sudah 4 Orang

Baca: Seleksi CPNS, Passing Grade Berlaku Nasional, Peserta yang Lulus Passing Grade Belum Capai 100

Baca: Yulianus Yakin Lulus Karena Sudah Persiapkan Diri Secara Baik

Baca: Brankas Kantor BPSDM NTT Dibobol Maling, Lebih Dari Rp 230 Juta Raib

Peserta aksi melakukan aksi dan berorasi di beberapa titik yakni
di depan rumah jabatan Bupati Belu, berlanjut menuju kantor Bupati dan kembali ke kantor DPRD Belu.

Mereka menggunakan sebuah mobil pick-up. Peserta membawa beberapa spanduk yang bertuliskan ‘Bupati Belu Penipu’, ‘Bupati Belu Mulut Manis’.

Dalam aksi tersebut, peserta aksi tidak berhasil menemui Bupati Belu, Wily Lay. Mereka hanya ditemui Direktur PDAM Belu, Yun Koi Asa dan Plt. Kadis PU Belu, Vincent Laka.

Diberitakan Pos Kupang.Com, dalam menghadapi masalah kekurangan air minum bersih, Pemerintah Kabupaten Belu sudah menyediakan tujuh mobil tangki yang siap beroperasi di wilayah kota Atambua, wilayah kecamatan dan desa. Hal ini dikatakan Bupati Belu, Willybrodus Lay kepada Pos Kupang.Com, Kamis (12/7/2018).

Menurut Bupati Willy, penyedian air minum bersih bagi masyarakat merupakan satu dari empat tekad pembangunan Kabupaten Belu dalam masa kepemimpinannya.

Sebagian wilayah yang memiliki sumber air banyak sudah mendapat pelayanan air bersih yang cukup memadai, namun di wilayah lain yang kekurangan sumber air masih mengalami kesulitan air minum bersih pada musim kemarau sehingga dibantu lewat mobil tangki. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved