Berita Kabupaten TTU Terkini
Dinkes TTU Sweeping 311 Sasaran MR yang Terindikasi Sakit, Ini Tujuannya
Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) akan melakukan sweeping terhadap 311 sasaran Measles dan Rubella (MR) yang terindikasi sakit
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi
POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) akan melakukan sweeping terhadap 311 sasaran Measles dan Rubella (MR) yang terindikasi sakit pada saat pelaksanaan imunisasi di daerah tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Pengelolah Imunisasi, Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Primus Y. Nokas, A.Md kepada POS-KUPANG.COM di Kantor Dinas Kesehatan TTU, Selasa (25/6/2018) pagi.
Primus mengatakan, pihaknya akan melakukan sweeping untuk memastikan bahwa semua anak yang ada di Kabupaten TTU mendapat imunisasi MR tanpa terkecuali.
Baca: Blanko e-KTP di Manggarai Tinggal 1.500 Lembar
"Kita melakukan sweeping supaya semua anak dapat terimunisasi MR. Artinya tidak ada anak yang tidak terlayani imunisasi MR. Semua harus terlayani, sehingga kuta melakukan sweeping itu," ungkapnya.
Primus menjelaskan, berdasarkan data yang ada, cakupan real sasaran imunisasi MR di Kabupaten TTU melebihi data cakupan imunisasi dari Pusdatin Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Baca: Forum Guru Produktif SMK NTT Ingin Formasi CPNS Direvisi
Menurutnya, data cakupan sasaran imunisasi MR dari Pusdatin Kemenkes RI hanya sebanyak 80.920 anak, sedangkan data real kita sebanyak 100.456 anak. Kemudian yang terindikasi sakit pada saat pelaksanaan imunisasi sebanyak 311 orang.
"Jadi yang sakit ini, akan kita lakukan sweeping setelah dia sembuh dari sakitnya. Karena pada saat kegiatan imunisasi MR, ada yang panas, demam, atau kejang, sehingg pada saat itu, tidak boleh dilakukan imunisasi," katanya.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Robertus Tjeunfin, S.Kep,. Ns,. MPH menambahkan, para sasaran yang terindikasi sakit pada saat pelaksanaan imunisasi MR akan ditangani khusus.
Dijelaskannya, para sasaran yang terindikasi sakit pada saat imunisasi MR, akan dilayani oleh para dokter atau dokter ahli di puskesmas setempat.
"Untuk mereka yang terindikasi seperti sakit, demam, panas, atau kejang, akan ditangani oleh dokter atau dokter ahli di puskesmas, sehingga semuanya sasaran dapat terlayani imunisasi tanpa terkecuali," katanya. (*)