ASN Malas Selama Masa Puasa Akan Dilaporkan Warga Melalui Media Sosial. Gaji Dipotong Loh!

Laporan dari warga tersebut, akan menjadi bahan melakukan evaluasi dan penyelidikan lebih lanjut.

ASN Malas Selama Masa Puasa Akan Dilaporkan Warga Melalui Media Sosial. Gaji Dipotong Loh!
ISTIMEWA
ASN sedang bekerja 

POS-KUPANG.COM|KARAWANG - Bulan suci ramadan telah tiba, umat Islam di seluruh dunia termasuk di Indonesia, tak terkecuali  para ASN muslim akan berpuasan selama sebulan penuh.

Pemerintah RI sudah memberikan beberapa kebijakan termasuk mengijinkan para ASN pulang lebih awal atau pemangkasan jam kerja selama masa puasa.

Selain kemudahan yang diberikan, ada juga sanksi-sanksi yang menyertainya.

Baca: Marselinus Sebut SMK PP St. Isidorus Boawae Punya Potensi

Baca: Ini Pria yang Cuci Otak Dita & Anton, Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabaya. Begini Kabarnya Kini!

Baca: Warga Babau Dukung PT PKGD Investasi Tambak Garam

Di Kabupaten Kerawang misalnya, ada sanksi bagi ASN yang bermalas-malasan selama masa puasa.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang akan menjatuhkan sanksi bagi pegawai yang malas-malasan bekerja saat Ramadan.

"Sanksi diberikan sesuai prosedur, mulai dari teguran hingga pemotongan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai)," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang Teddy Rusfendy Sutisna, Rabu (16/5/2018).

Teddy mengatakan, jam kerja pegawai sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada Senin hingga Jumat pukul 08.00-15.30 WIB.

Sementara pada Sabtu dari pukul 07.00-13.00 WIB.

ASN
ASN (ISTIMEWA)

Baca: Dibakar 29 Agustus 2017, Pemerintah Belum Angkat Bangkai Kapal di Pante Susteran Lebao

Baca: Motivasi Anak Kurang Mampu, Begini Cerita Hidup Yuven Tukung

Baca: Berkat Kepala Sekolah Ini, 60 Siswa yang Malas di Sumba Timur Kini Rajin ke Sekolah

"Ini untuk memberikan kesempatan kepada mereka ( ASN) untuk merayakan kegiatan di bulan Ramadan, di mana malam harinya melaksanakan salat Tarawih," ungkapnya.

Pengawasan kinerja ASN, kata sekda, diserahkan kepada atasan masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM).

Halaman
123
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help