Hardiknas 2018
LUAR BIASA! Pelajar SMPK Frater Maumere Terbitkan ‘Surat untuk Sahabat’ di Puncak Hardiknas
Buku ini berisi himpunan puisi karya pelajar SMPK Frater yang telah diseleksi dan diterbitkan di edisi Minggu Harian Pagi Pos Kupang.
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Fredrikus Royanto Bau
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo’a
POS-KUPANG.COM|MAUMERE - Sejarah ditorehkan oleh para penulis belia pelajar SMPK Frater Maumere di Pulau Flores.
Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), 2 Mei 2018, diluncurkan buku Surat Untuk Sahabat di Aula Mardiwiyata.
Peluncuran dilakukan Kepala SMPK Frater, Frater M. Herman Yoseph, BHK,S.Pd, dengan diskusi singkat dan penyerahan buku dari Penerbit Carol Maumere, Hendrikus Bhezo kepada Frater Herman.
Baca: Festival Budaya Bajawa Riung Nagekeo, Penonton Ngakak Disuguhi Tarian Burung Tekukur
Buku ini merupakan himpunan puisi karya pelajar SMPK Frater Maumere yang telah diseleksi dan diterbitkan di edisi Minggu Harian Pagi Pos Kupang.
“Puisi karya para pelajar sangat banyak ditumpuk di ruang guru.
Saya puji ide yang kreatif dari para guru menghimpun dan menyeleksi puisi diterbitkan buku,” ujar Frater Herman.
Terbitnya buku tersebut merupakan buah karya dan kerja keras yang kini dinikmati hasilnya.
Ia menyebut terbitnya buku ini sebagai karya yang luar biasa.
Baca: Anggota Dewan dari Partainya Tertangkap Berjudi, Begini Tanggapan Ketua DPD Demokrat NTT
“Buku ini jangan hanya terbit pada edisi ini tetapi juga edisi-edisi berikutnya. Mudah-mudahan terbitan perdana ini menjadi awal yang baik,” ujar Frater Herman.
Peluncuran buku disunting Henky Ola Sura, dan Adrianus Bareng, S.Pd, disambut antusias ratusan pelajar dan guru di sekolah Yayasan Mardiwiyata berpusat di Malang, Jawa Timur.
Ketua panitia peluncuran buku Surat untuk Sahabat, Thomas Tunga,S.Pd, mengatakan seluruh puisi yang diterbitkan dalam buku ini murni karya tulis pada pelajar SMP Frater Maumere.
Baca: Polemik Tidak Beroperasinya 50 Taksi Bandara, Begini Klarifikasi Danlanud El Tari Kupang
“Ini momentum yang bersejarah bagi SMPK Frater Maumere. Sekolah sangat senang terbitnya buku ini, dan terus mendorong pelajar menulis puisi,” ujar Thomas. (*)