PosKupang/

Kerangka Nuryanti, Wanita Asal Batam Belum Diambil Keluarga, Masih di RSUD Labuan Bajo

Kerangka dari beberapa bagian tubuh jenazah Nuryanti (29), hingga saat ini belum diambil pihak keluarganya di Batam, Kepulauan Riau.

Kerangka Nuryanti, Wanita Asal Batam Belum Diambil Keluarga, Masih di RSUD Labuan Bajo
POS-KUPANG.COM/SERVATINUS MAMMILIANUS
Suasana rilis penanganan kasus kriminal di Polres Manggarai Barat, Senin (16/4/2018). 

Laporan wartawan Pos-Kupang.Com, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Kerangka dari beberapa bagian tubuh jenazah Nuryanti (29), hingga saat ini belum diambil pihak keluarganya di Batam, Kepulauan Riau. Kerangka tersebut masih titip di kamar jenazah RSUD Komodo Labuan Bajo.

Nuryanti asal Batam, Kepulauan Riau, merupakan korban pembunuhan oleh pacarnya ATT alias RH (26), asal Bulukumba-Sulawesi Selatan. Pelaku AAT saat ini sudah ditahan oleh kepolisian Polres Mabar.

Baca: Luar Biasa! Pembunuh Nuryanti di Labuan Bajo Ditangkap Polisi di Bulukumba

ATT alias RH turut dihadirkan bersama tersangka kasus lainnya pada acara jumpa pers di Polres Mabar, Senin (16/4/2018).

Kapolres Mabar, AKBP Julisa Kusumowardono, S.IK pada saat itu menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak keluarga dan bila keluarga mengizinkan maka jenazah akan dikuburkan di Labuan Bajo.

Baca: Bunuh Nuryanti, Pemuda Bulukumba Diancam 15 Tahun Penjara

Beberapa barang bukti yang diamankan polisi, selain kerangka korban, juga baju korban yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), laptop, handphone dan dompet.

"Kami melakukan penyitaan terhadap baju-baju korban yang ditemukan di TKP. Jadi di TKP juga ada pakaian korban. Pakaian korban juga kami uji karena ada bercak-bercak darah. Kami juga melakukan penyitaan laptop dan HP milik korban yang dipergunakan oleh tersangka. Dompet juga dan semua isi identitas, kartu-kartunya juga," kata Julisa kepada wartawan, Senin (16/4/2018).

Baca: Keluarga Belum Percaya Nuryanti Meninggal karena Akun Facebooknya Masih Aktif

Dijelaskannya, pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka menguasai barang milik korban.

"Jadi tersangka ini selain melakukan pembunuhan, juga menguasai barang-barang korban. Semua barang korban dibawa, dikuasai, digunakan. Disamping untuk menghilangkan jejak juga dipergunakan untuk pribadi," kata Julisa. (*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Kanis_Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help