Kepsek SMPN 10 Lamba Leda dan Dinas Pendidikan Matim Percepat Rampungkan Administrasi

Mempercepat pembangunan USB SMPN 10 Lamba Leda di Desa Goreng Meni, Dinas P dan K Matim serta pihak sekolah kebut mengirimkan data sekolah pendukung.

Kepsek SMPN 10 Lamba Leda dan Dinas Pendidikan Matim Percepat Rampungkan Administrasi
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Pejabat Kemendikbud RI saat berada di Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (13/3/2018) malam. 

Laporan wartawan Pos-Kupang.Com, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, BORONG - Untuk mempercepat pembangunan unit sekolah baru (USB) di SMPN 10 Lamba Leda di Desa Goreng Meni, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur (Matim) serta pihak sekolah kini kebut mengirimkan data sekolah pendukung berupa jumlah tamatan SD di Desa Goreng Meni serta status tanah. Status tanah harus dibuatkan sertifikat dan menjadi asset daerah.

"Kami akan kebut data sekolah dan status tanah agar tahun ini bisa dibangun," kata Kepala Sekolah SMPN 10 Lamba Leda, Damianus Nabit, yang ditemui Pos-Kupang.Com, Selasa (13/3/2018) malam.

Baca: Ini yang Dikatakan Camat Lamba Leda Terkait SMPN 10

Damianus yang ditemui seusai pertemuan bersama pejabat Kemendikbud RI yang datang ke SMPN 10 Lamba Leda mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur.

"Setelah semua data kami siapkan, kami antar ke dinas. Satu dua hari ini semua akan beres. Kami kebut data siswa pendukung tamatan dua SD dan status tanah untuk pengurusan sertifikat," ujar Damianus.

Baca: Ini Rencana Kemendikbud untuk SMPN 10 Lamba Leda Manggarai Timur

Ia menjelaskan, semua sudah mendengar penjelasan pejabat Kemendikbud RI dan sepakat akan mempercepat data pendukung.

"Terima kasih atas kunjungan tersebut. Kami akan kebut data agar bisa tuntas," kata Damianus.

Sementara Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Matim, Dra. Fredrika Soch, M.Pd berjanji akan mempercepat semua persyaratan agar pembangunan USB di SMPN 10 Lamba Leda dipercepat.

"Kami akan siapkan semua data dan akan kami kirim ke Jakarta," kata Fredrika di Aula Kantor Desa Goreng Meni saat mendampingi pejabat Kemendikbud RI.

Mustari Muhammad, pejabat Kemendikbud RI kepada Pos-Kupang.Com mengaku semua data penting sehingga USB itu bisa cepat dibangun.

"Kami akan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Matim. Yang jelas, kalau semua administrasi beres, tahun ini dibangun ruangan kelas," ujar Mustari di Goreng Meni. (ris)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help