Marah karena Tidak Ada Makanan, Suami Tega Siram Air Panas ke Tubuh Istrinya!
Satu dari lima ibu yang menjadi korban kekerasan suaminya harus menjalani perawatan serius karena luka bakar dari air panas.
Penulis: Rika Apriyanti | Editor: Rika Apriyanti
POS-KUPANG.COM -- Aktivis perempuan mengecam tindakan kekerasan suami pada istri dan menuntut eksekutif peradilan dan administrasi untuk campur tangan.
Dilansir dari Allafrica.com pada Rabu (24/1/2018) lima wanita telah dibakar oleh suami mereka dalam kurun waktu kurang dari dua minggu di Cibitoke, Burundi, Afrika.
Kasus terbaru dilaporkan terjadi pada Minggu (14/1/2018) malam.
Satu dari lima ibu yang menjadi korban kekerasan suaminya harus menjalani perawatan serius karena luka bakar dari siraman air panas.
Baca: Pria Ini Dihukum 14 Bulan Penjara Setelah Terbukti Membunuh Kucing Pacarnya di Tengah Malam!
Hal ini diawali dari suami yang bertanya kepada istrinya perihal makanan.
Kemudian sang istri mengatakan kepadanya bahwa tidak ada yang bisa dimakan karena suaminya sudah seminggu tidak memberi uang belanja.
Merasa marah, pria itu menyiram istrinya dengan air panas.
Baca: Pasien Diberi Narkotika hingga Tak Sadarkan Diri Lalu Perawat Naik ke Tempat Tidur dan Lakukan Ini
Tetangga yang mengetahui hal tersebut kemudian membawa korban ke rumah sakit untuk menerima perawatan.
Penduduk Cibitoke mengatakan mayoritas wanita yang teraniaya adalah korban di mana suami mereka memiliki wanita idaman lain.
Administrasi dan pihak berwenang pun dituntut harus bekerja sama untuk memperjuangkan hak-hak perempuan.
Mengetahui hal ini, asosiasi yang memperjuangkan hak-hak perempuan berusaha memperjuangkan penghormatan hak-hak perempuan di provinsi Cibitoke.
Mereka mengatakan bahwa mereka juga khawatir bahwa situasi ini dapat memburuk sebagai akibat dari kekebalan hukum dan kelambanan dalam menuntut kasus pelaku kejahatan.
Baca: Bupati Kupang Kesal Terhadap Pemprov Lambat Tangani Longsor di Ikanfoti