TOPIK
Amerika Serikat
-
Donald Trump mengatakan hal itu setelah Fox News memproyeksikan Trump telah mengalahkan rivalnya dari Partai Demokrat, Kamala Harris, dengan suara
-
Partai Republik berhasil mengambil alih kendali Senat AS dari Partai Demokrat, menurut proyeksi media Amerika pada Rabu (6/11/2024) dini hari.
-
Media Amerika Serikat memproyeksikan kemenangan untuk Donald Trump sejauh ini terjadi di 20 negara bagian, termasuk di Texas dan Ohio.
-
Ratusan juta warga negara Amerika Serikat dilaporkan telah memberikan suara mereka dalam salah satu pemilihan paling ketat di zaman modern ini.
-
Di ibu kota Washington DC, warga sudah mengantre untuk menggunakan hak pilih sebelum TPS-TPS dibuka.
-
Mahasiswa, yang secara historis berhaluan kiri, dianggap sebagai kelompok pemilih utama dalam pemilihan presiden (Amerika Serikat) tahun 2024.
-
Arlene Meade, 54, dari Philadelphia yakin negaranya akan dipenuhi "rasis dan misoginis" jika Trump menang.
-
Adapun masa jabatan Presiden Amerika Serikat yaitu empat tahun dan berhak dipilih lagi untuk satu periode berikutnya.
-
Pada Pilpres Amerika Serikat tahun 2020, Donald Trump kalah melawan Joe Biden yang berpasangan dengan Kamala Harris.
-
Pada 2010, Kamala Harris terpilih sebagai jaksa agung California. Dia antara lain aktif menggugat bank yang diduga terlibat praktik pinjaman ilegal.
-
Dari kubu Partai Demokrat yang mencalonkan Kamala Harris siap memberikan perlawanan kepada kubu Donald Trump bila hal itu terjadi.
-
Ketujuh negara bagian tersebut Amerika Serikat yaitu Pennsylvania, Georgia, North Carolina, Nevada, Michigan, Arizona dan Wisconsin.
-
Berdasarkan survei dari sejumlah lembaga, tingkat elektabilitas kedua calon presiden Amerika Serikat hampir sama tinggi.
-
Di TPS, pemilih di Amerika Serikat tak hanya memberikan suara untuk calon presiden, tapi juga calon anggota electoral college.
-
Saham Truth Social sempat melonjak selama lima pekan, yang sepenuhnya disebabkan karena prospek Trump kembali terpilih sebagai Presiden AS.
-
Bill Clinton mengatakan hal tersebut dalam rapat umum calon presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris, di Michigan hari Kamis 31 Oktober 2024.
-
Hari-hari ini Wakil Presiden AS, Kamala Harris dan mantan Presiden AS, Donald Trump fokus berkampanye di negara-negara bagian penentu kemenangan.
-
Dilansir Guardian, Garza menyatakan bahwa ia tidak bisa menerima keputusan Soon-Shiong, seorang miliarder.
-
Kantor sheriff setempat belum memberikan informasi tentang motif Miller. Ia dibebaskan dengan jaminan dan akan disidang pada 2 Januari 2025.
-
Hasilnya menunjukkan bahwa calon presiden AS tersebut mempertahankan gaya hidup aktif dan pola makan yang sangat sehat.
-
Berbeda dari kampanye sebelumnya, Donald Trump kali ini berpidato dari balik kaca antipeluru di atas panggung.
-
Kamala Harris menyebut sikap Donald Trump terlalu keras terhadap Ukraina dan cenderung menyerah kepada Rusia.
-
Hal tersebut dikatakan Paus Fransiskus saat jumpa pers dalam penerbangan dari Singapura ke Roma pada Jumat (13/9/2024).
-
Ini merupakan wawancara pertama dengan Kamala Harris sebagai capres dari Partai Demokrat. Kala itu dia ditemani calon wapres Tim Walz.
-
FBI memulai penyelidikan pada bulan Juni 2024 Ketika Presiden Joe Biden masih mencalonkan diri sebagai presiden dari Partai Demokrat.
-
Donald Trump memimpin di negara bagian Arizona dengan selisih kurang dari setengah poin dan di Georgia dengan selisih setengah poin.
-
Kamala Harris mengatakan dia kenal dengan tipe orang seperti Donald Trump serta mencatat bahwa Trump adalah seorang terpidana.
-
David Binder, yang memimpin operasi riset opini publik Obama, akan memperluas perannya dalam kampanye Harris untuk memimpin operasi riset opini.
-
Tim kampanye pemilu Kamala Harris pada Minggu (28/7/2024) sudah mengumpulkan dana 200 juta dolar AS atau setara Rp 3,2 triliun.
-
Telinga kanan Donald Trump berlumuran darah ketika berada di panggung rapat umum kampanye di Pennsylvania pada 13 Juli lalu.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved