Selasa, 12 Mei 2026

Amerika Serikat

Profil Donald Trump: Nyaris Kehilangan Nyawa Saat Berkampanye

Pada Pilpres Amerika Serikat tahun 2020, Donald Trump kalah melawan Joe Biden yang berpasangan dengan Kamala Harris.

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
DOK POS KUPANG.COM
Donald Trump. 

POS-KUPANG.COM - Kiprah Donald Trump selalu menarik perhatian dunia, entah kata-kata maupun perbuatannya. 

Donald Trump merupakan presiden ke-45 Amerika Serikat. Dia menjabat selama empat tahun dari 20 Januari 2017 – 20 Januari 2021. Kala memimpin Amerika, dia berpasangan dengan Wakil Presiden Mike Pence.

Pada Pilpres Amerika Serikat tahun 2020, Donald Trump kalah melawan Joe Biden yang berpasangan dengan Kamala Harris.

Setelah istirahat dari panggung politik  selama empat tahun, Donald Trump kembali terpilih menjadi calon presiden dari Partai Republik untuk Pilpres AS 5 November 2024. Dia berkontestasi melawan Kamala Harris dari Partai Demokrat.

Pemilik nama lengkap Donald John Trump itu lahir di Queens, Kota New York, Amerika Serikat pada 14 Juni 1946. Saat ini dia berusia 78, tergolong tua untuk kandidat Presiden Amerika Serikat.

Donald Trump merupakan seorang pengusaha sukses yang terjun ke dunia politik Amerika Serikat.

Dalam usahanya kembali ke Gedung Putih tahun 2024, Donald Trump nyaris kehilangan nyawa. Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik itu menjadi sasaran penembakan saat dia berkampanye di Pennsylvania pada Sabtu  23 Juli 2024.

Dia ditembak seorang pemuda kehaliran 2003, Thomas Matthew Crooks.  Crooks melepaskan tembakan dengan senapan jenis AR-15 dari atap gedung di dekat Trump sedang berpidato. 

Tembakan Thomas Crooks melukai telinga Donald Trump dan menewaskan seorang peserta rapat, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka. Crooks tak lama setelah itu langsung ditembak mati tim penembak jitu Secret Service.

Keluarga pebisnis

Donald John Trump tumbuh dan besar dalam  lingkungan keluarga berlatar belakang bisnis. 

Ia merupakan anak keempat dari lima bersaudara. Sejak kecil, Donald Trump menunjukkan ketertarikan dalam dunia bisnis, yang membawanya melanjutkan pendidikan di Wharton School of Finance, sekolah bisnis terkemuka di Amerika.

Donald Trump mengambil alih perusahaan keluarga pada tahun 1971 dan mengubahnya menjadi Trump Organization. Di bawah kepemimpinannya, perusahaan ini berkembang pesat dengan berbagai proyek properti besar yang mencakup hotel, kasino, dan lapangan golf. 

Keberhasilannya dalam bisnis ini tidak hanya membuatnya kaya raya, tetapi juga membangun citra publiknya sebagai seorang miliarder sukses.

Donald Trump merupakan sosok yang kontroversial. Ia sering terlibat dalam berbagai skandal bisnis dan mengalami beberapa kebangkrutan. Namun, ia sukses mempertahankan reputasinya di mata publik melalui penampilan di media dan reality show The Apprentice.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved