TAG
Desa Pululera
-
Letusan ini juga disertai dengan awan panas yang menyebar ke segala arah, menciptakan kekhawatiran akan dampak yang lebih luas.
Selasa, 17 Juni 2025
-
Warga diminta agar tidak melakukan apapun dalam radius 7 kilometer dan sektoral barat daya-timur laut 8 kilometer.
Selasa, 17 Juni 2025
-
Pengerjaan dengan alat berat dari Pululera, Kecamatan Wulanggitang menuju ke Noboleto, Kecamatan Ile Bura itu dipantau Wakil Bupati Flores Timur
Senin, 2 Juni 2025
-
Hujan vulkanik pagi tadi kembali terjadi. Belum ada informasi resmi kemungkinan penutupan aktivitas penerbangan Bandara Udara Gewayantana Larantuka.
Jumat, 4 April 2025
-
Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat.
Jumat, 21 Maret 2025
-
Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, melaporkan tinggi kolom abu tidak teramati lantaran tertutup kabut tebal.
Selasa, 25 Februari 2025
-
Material warna hitam masih terus keluar dari dalam perut gunung. Banyak pelintas Jalan Trans Flores mengabadikan momen itu lewat kamera ponsel.
Senin, 20 Januari 2025
-
semuanya berjalan gratis. Saat penyerahan sertifikat warga di Pulera Jumat lalu, pihaknya kembali menyampaikan PLTS
Kamis, 12 Desember 2024
-
Sejumlah warga yang mengambil barangnya di Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang, yang jaraknya sekira 7 kilometer dari pusat letusan, merasakan gemuruh
Rabu, 20 November 2024
-
Kepala Desa Pululera, Paulus Sony Sang Tukan mengatakan, ratusan warga ini mengungsi usai Gunung Lewotobi Laki-laki meletus pada Minggu 3 November
Rabu, 20 November 2024
-
Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.
Minggu, 10 November 2024
-
Masyarakat atau pengunjung diminta agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 7 kilometer dari pusat gunung.
Sabtu, 9 November 2024
-
Dia meminta perhatian para peternak sapi khususnya di Desa Pululera dan sekitarnya yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Rabu, 16 Oktober 2024
-
Menurutnya, meski banyak ternak sapi yang mati mendadak, namun pihaknya tak pernah mendapat informasi dari pemilik ternak atau warga setempat.
Selasa, 15 Oktober 2024
-
Pemukiman desa arah barat dan barat daya hingga kini masih dikepung belerang. Dampak abu juga melanda tanaman warga.
Senin, 7 Oktober 2024
-
Data dari BPBD Flores Timur, sebanyak 2.366 bangunan rumah milik warga rusak akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Sabtu, 5 Oktober 2024
-
Letusan ini lebih besar ketimbang aktivitas erupsi selama beberapa hari terakhir yang tak melebihi radius 1.000 meter dari puncak kawah.
Rabu, 18 September 2024
-
Mereka umumnya warga di Kecamatan Ile Bura, khususnya Desa Dulipali. Abu vulkanik merusak atap rumah dan lahan pertanian.
Senin, 9 September 2024
-
Banyak warga termasuk anak-anak terserang diare, gatal-gatal, batuk, bahkan tak menutup kemungkinan Infeksi Saluran Pernapasan Akut
Selasa, 20 Agustus 2024
-
Warga setempat menghalangi jalan dengan ban bekas dan kayu agar pengendara sepeda motor dan mobil bisa mengurangi kecepatan.
Selasa, 13 Agustus 2024
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved