TTS Terkini
Pemerintah TTS Launching Program Kota Soe Eno Mese dan Pencanangan Desa/Kelurahan Cantik
Menurutnya lahirnya data akurat harus dari tingkatan paling bawah, kemudian barulah data tersebut baik secara berjenjang.
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten TTS melaunching program Kota Soe Eno Mese dan Pencanangan Desa/Kelurahan Cantik
- Program Kota Soe Eno Mese merupakan salah satu dari lima program unggulan Pemerintah Kecamatan Kota Soe
- Kepala BPS Kabupaten TTS, Martinus Tulit Beni, S. ST., Msi mengatakan, dua program ini merupakan program yang saling berkaitan dan bahu membahu untuk menghasilkan data yang berkualitas di masyarakat
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE- Pemeritahan Kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Selatan secara resmi melaunching Program Kota Soe Eno Mese atau Kota Soe Satu Data dan mencanangkan Program Desa/Kelurahan Cinta Statistik atau Cantik di Kecamatan Kota Soe.
Program Kota Soe Eno Mese merupakan salah satu dari lima program unggulan Pemerintah Kecamatan Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, yang berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Timor Tengah Selatan terkait dengan sistem pengelolaan data yang terpadu, terintegrasi, dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Kota SoE.
Adapun pencanangan Desa Cantik dan Kelurahan Cantik yang diselenggarakan oleh BPS Kabupaten Timor Tengah Selatan merupakan upaya untuk peningkatan kapasitas statistik di tingkat desa dan kelurahan.
Program ini dalam rangka meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan dan pelayanan publik di wilayah Kecamatan Kota SoE, ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi suatu kebutuhan yang sangat penting.
Baca juga: Pemkab TTS Rotasi dan Mutasi 100 Pejabat Eselon III dan IV
Adapun tujuan dari program ini adalah menyediakan data yang valid dan terbarukan sebagai dasar perencanaan pembangunan, Meningkatkan sinergi dan koordinasi antar perangkat daerah dalam pengelolaan data.
Selain itu juga guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data yang akurat dan tepat sasaran, mendorong terwujudnya desa dan kelurahan yang sadar statistik melalui program Desa cantik dan Kelurahan Cantik, dan Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
Dalam implementasi “Kota SoE Satu Data”, saat ini pengumpulan dan pengelolaan data mencakup beberapa sektor utama yang sudah dilakukan dari bulan November 2025 hingga Desember 2025 sebagai data dasar yang nantinya terupdate setiap tiga bulan.
Data dasar yang dimaksud yaitu data pemerintahan, data pendidikan, data kesehatan, data penduduk dan ketenagakerjaan, data sosial dan agama, data ekonomi, data pertanian, dan data pariwisata.
Program Kota Soe Eno Mese saat ini masih menggunakan Flipe books berupa buku digital yang akan dikembangkan dalam bentuk web yang disediakan oleh Dinas komunikasi dan Informatika Kabupaten TTS dan kedepan dapat berbentuk aplikasi sederhana yang modern, serta diharapkan laporan bulanan kecamatan kota soe kepada Bupati Timor Tengah Selatan sudah berbasis digital.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Camat Kota Soe, pada Jumat (17/4/2026) pukul 09.00 wita.
Hadir dalam kegiatan ini Asisten I Pemerintahan Sekda Kabupaten TTS, Denny Nubatonis, S. Sos., M. Si., Kepala Dinas Kominfo Kabupaten TTS, Octas B Tallo, ST.MT, Kepala BPS Kabupaten TTS, Martinus Tulit Beni, S. ST., Msi, Camat Kota Soe, Joel A. A. Sonbai, SH.M.HUM., bersama perangkat kecamatan Kota Soe, Para lurah dan kepala Desa, serta RT dan RW.
Kepala BPS Kabupaten TTS, Martinus Tulit Beni, S. ST., Msi dalam sambutannya menyampaikan bahwa dua program ini merupakan program yang saling berkaitan dan bahu membahu untuk menghasilkan data yang berkualitas di masyarakat.
"Desa atau kelurahan tidak lagi menjadi objek pembangunan, namun menjadi pelaku pembangunan di desa kelurahan itu sendiri, sejalan dengan RPJP Nasional, dimana pembangunan dinilai dari kualitas hidup masyarakat di tingkat desa kelurahan itu sendiri," jelasnya.
Ia menggambarkan bahwa hal ini juga tertuang dalam program Astacita keenam yaitu pembangunan dari desa dan kelurahan, sehingga untuk menunjang pembangunan tersebut, diperlukan data yang akurat dan real di lapangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kota-Soe-Satu-data.jpg)