Sabtu, 2 Mei 2026

Flores Timur Terkini

6 Desa Terisolasi Setelah Ruas Jalan Desa Pandai - Demondei Flotim Putus Diterjang Longsor

6 Desa terisolasi setelah Ruas Jalan Desa Pandai - Demondei Flotim putus diterjang longsor, Dinas PU Flores Timur masiih koordinasi

Tayang:
Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM/PAUL KABELEN
6 DESA DI FLOTIM TERISOLASI - Ruas jalan vital di Adonara, Flores Timur, nyaris ambruk usai diterjang hujan yang menyebabkan longsor. 6 Desa Terisolasi Setelah Ruas Jalan Desa Pandai - Demondei Flotim Putus Diterjang Longsor 

POS-KUPANG.COM - Sebanyak 6 Desa terisolasi setelh Ruas JalanDesa Pandai - Demondei Flotim diterjang longsor.

Ruas jalan yang terletak di Kecamatan Wotan Ulumado, Kabupaten Flores Timur, Provinsi NTT putus diterjang bencana longsor pasca diguyur hujan lebat di wilayah itu.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum ( Dinas PU ) masih koordinasi. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Flores Timur, Saul Paulus Hekin, mengatakan pihaknya akan turun langsung ke lokasi guna melakukan identifikasi pengerjaan.

"Masih koordinasi dengan teman-teman ke lokasi untuk identifikasi," ujarnya.

Baca juga: BPBD Ngada Petakan Titik Merah Rawan Longsor, Warga Diminta Siaga Cuaca Ekstrem

Jalan bantuan seroja bersumber dari dana Inpres Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang dikerjakan PT. Bumi Indah tersebut tak bisa dilalui kendaraan, khususnya roda empat hingga mobil trek atau pun tronton.

"Jalan putus akibat banjir, setelah daerah tersebut diguyur hujan lebat," ujar Salah Satu Warga Desa Pandai Kecamatan Wotan Ulumando Kabupaten Flores Timur, Anton Raya, Minggu (14/12/2025).

Pantauan POS-KUPANG.COM, kerusakan terlihat dari dua titik berbeda pada jalur yang sama.

Sedikitnya ada enam desa di poros utara menjadi terisolasi.

"Ini tidak hanya diakses oleh Desa Pandai dan Demondei saja, tetapi desa lain seperti Desa Ilepati, Woloklibang, Riangpadu dan Hurung," ungkap Anton Raya.

Menurut Anton, pelaksanaan awal pengaspalan di jalan rusak itu berdasarkan hasil sosialisasi dari PT Bumi Indah dan PPK Kementerian PUPR ProVinsi NTT.

Pembangunan jalan pada tahun 2023 dengan panjang 7 kilometer itu menelan dana sebesar Rp 28,4 miliar.

Pekerjaan jalan itu September 2023 hingga 31 Desember 2023 (Cbl)

Baca juga: DPRD Ngada Tinjau Kualitas Jalan Nuamuzi-Wajamala Setelah Dapat Keluhan dari Masyarakat

Kenali Tanda-tanda Bencana Longsor

Mengenali tanda-tanda longsor adalah langkah awal untuk menyelamatkan diri.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved