Kamis, 23 April 2026

TTS Terkini

Bupati TTS dan Ketua DPRD NTT Tinjau Jalur Kolonakaf

PERBAIKAN - Jalur Kolonaf, jalan alternatif menghubungkan Kelurahan Niki Niki dan Desa Oinlasi, mulai diperbaiki. 

Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/MARIA VIANEY GUNU GOKOK
PERBAIKI JALAN - Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) Eduard Markus Lioe bersama Ketua DPRD Provinsi NTT Emiliana Nomleni meninjau Jalur Kolonakaf di Kelurahan Niki Niki yang mulai diperbaiki, Kamis (4/12/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok

POS-KUPANG.COM, SOE - Jalur Kolonaf, jalan alternatif menghubungkan Kelurahan Niki Niki dan Desa Oinlasi, mulai diperbaiki. 

Pada Kamis (4/12/2025), Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eduard Markus Lioe bersama Ketua DPRD Provinsi NTT, Emiliana Nomleni meninjau ke lokasi. 

Meski bukan berbaikan secara permanen, namun ini menjadi harapan bagi masyarakat untuk dapat melintas dengan aman dan nyaman bahkan ketika musim hujan.

Sebagian besar masyarakat yang memilih melintas melalui jalan ini, karena jarak tempuh yang menurut mereka lebih dekat. 

Jalur Kolonakaf sendiri ketika hujan datang, struktur tanah yang mengandung tanah liat dengan tekstur licin menyebabkan banyak kendaraan yang terpaksa putar balik, menunggu seharian atau bahkan terpaksa melintas dengan resiko tertahan ditengah tanjakan. 

Selain itu, jalur yang agak menanjak tanpa drainase yang baik menyebabkan banyak endapan lumpur di badan jalan. Selain itu rawan longsor, sehingga jika hujan lebat, dapat mengakibatkan kikisan di tepi jalan. 

Cuaca yang bersahabat hari ini di Kecamatan Kie, membantu para pekerja dari Dinas PUPR untuk mengikis lumpur yang melapisi jalur tersebut.

Satu ekskavator yang digunakan di lokasi. Saat proses pengerjaan, lalu lintas tetap dibuka sebagian, masyarakat masih dapat melintas, namun harus tetap berhati-hati. 

Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, mengatakan bahwa status jalan bukan jalan kabupaten, namun masyarakat yang melintas merupakan masyarakatnya, sehingga menjadi atensi pemerintah daerah untuk ambil ahli dan berkoordinasi untuk memperbaiki. 

"Memang status jalan ini jalan alternatif dari jalan provinsi yang rusak total akibat longsor. Masyarakat yang melintas ini masyarakat TTS sehingga jadi perhatian kita untuk memperbaiki. Saya bersama ibu Ketua DPRD TTS, dan anggota ada untuk melihat keadaan ini, " jelasnya. 

Ia menyampaikan bahwa perbaikan ini masih bersifat darurat, agar lalu lintas orang, kendaraan dan barang tetap termobilisasi. Untuk kelanjutan pembanguan tetap berkoordinasi dengan pihak provinsi NTT. 

"Tentunya dengan koordinasi yang baik dengan pemerintah provinsi maka kita kolaborasi. Penanganan sementara kita lakukan saat ini, namun untuk tindak lanjut jangka panjang akan dikerjaan oleh teman-teman di Provinsi, baik itu Dinas PUPR maupun balai jalan, " jelasnya. 

Jalur yang akan diperbaiki meliputi jalur kolonakaf dengan panjang kurang lebih 800 meter dengan titik yang mengalami kerusakan berat. Ditambah struktur tanah yang mudah longsor menjadi tantangan tersendiri. 

"Jadi kalau kita lihat ada tiga titik. untuk penanganan sementara ini biar lalu lintas dapat dilalui dengan lancar. Tanah ini tanah bergerak sehingga belum bisa diaspal juga, " jelasnya. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved