Belu Terkini
AHY Sambangi Pulau Terluar, Periksa Infrastruktur Dasar agar Rakyat Tidak Merasa Ditinggalkan
Beberapa narasi menyebutkan bahwa Menko AHY menggunakan private jet. Informasi tersebut tidak tepat.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Alfons Nedabang
Ringkasan Berita:
- Bantah pakai private jet
- Kunjungan kerja di wilayah terpencil
- AHY tinjau infrastruktur dasar
POS-KUPANG.COM - Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai penggunaan pesawat dalam kunjungan kerja Menko Agus Harimurti Yudhoyono ( Menko AHY ) ke wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Beberapa narasi menyebutkan bahwa Menko AHY menggunakan private jet. Informasi tersebut tidak tepat.
Pesawat yang digunakan adalah pesawat dinas milik negara yang berada di bawah pengelolaan Kementerian Perhubungan, dan digunakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kemenhub adalah kementerian teknis di bawah Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Kunjungan kerja ini mencakup wilayah yang sangat jauh, terpencil, dan minim akses transportasi udara, mulai dari Atambua, Rote Ndao, hingga Manggarai Barat.
Karena keterbatasan jadwal penerbangan komersial dan kebutuhan mobilitas lintas pulau dalam satu rangkaian kerja, penggunaan pesawat dinas merupakan opsi paling efektif dan efisien untuk memastikan seluruh agenda dapat berjalan tepat waktu.
Yang jauh lebih penting dari polemik pesawat adalah tujuan kunjungan itu sendiri: *memastikan rakyat yang tinggal di pulau terluar tidak merasa ditinggalkan oleh negara.
Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY meninjau kondisi infrastruktur dasar, seperti air bersih, listrik, jalan, serta fasilitas perbatasan, dan mendengar langsung keluhan masyarakat yang selama ini hidup di garis depan Indonesia.
Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dilakukan untuk mempercepat pelayanan publik dan pemerataan pembangunan, serta mematuhi seluruh aturan penggunaan aset negara.
Kami berharap klarifikasi ini dapat menjaga ruang publik tetap berdasarkan data yang benar dan fokus pada hal yang paling penting: kehadiran negara sampai titik terjauh NKRI.
Klarifikasi ini dikirim Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik, Herzaky Mahendra Putra. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Menko AHY
Agus Harimurti Yudhoyono
AHY sambangi pulau terluar
POS-KUPANG.COM
Nusa Tenggara Timur
Atambua
Rote Ndao
| Imigrasi Atambua Tangani Tiga WNA Timor Leste Diduga Melintas Secara Ilegal di Perbatasan RI-RDTL |
|
|---|
| Pemkab Belu Implementasikan WFH Setiap Jumat, Pelayanan Publik Berjalan Normal |
|
|---|
| Pedagang Apresiasi Penataan Pasar Baru Atambua, Harap Dilakukan Secara Berkelanjutan dan Konsisten |
|
|---|
| Lapak Liar dan PKL di Bahu Jalan Pasar Baru Atambua Ditertibkan |
|
|---|
| Cegah Kecelakaan Pelajar, SMPK Don Bosco Atambua Larang Siswa Bawa Motor ke Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/menko-ahy-disambut-bupati-belu-willy-lay.jpg)