TTS Terkini
Beberapa Galur F8 Kacang Hijau Hitam Undana Tembus 2 Ton per Hektar di Dataran Menengah TTS
Pertumbuhan tanaman juga menunjukkan vigor yang kuat, pembungaan merata, dan polong padat berisi.
Mereka mencatat data fase generatif, warna polong dan biji, dan bobot hasil panen. Kegiatan panen ini juga didukung oleh petani-petani lokal yang antusias terlibat sejak tahap persiapan, penanaman, pemeliharaan, hingga pemanenan. Salah satunya adalah Bapak David Sabuna yang menjadi mitra lokasi riset dan secara aktif mendampingi perawatan tanaman.
“Kami lihat hasilnya bagus, dan panennya cukup mudah. Harapan kami, tahun depan bisa dilanjutkan,” ujarnya saat panen berlangsung.
Partisipasi petani tidak hanya memperlancar pekerjaan teknis lapangan, tetapi juga memberikan masukan langsung tentang respon tanaman di lapangan.
Kolaborasi ini membangun ruang belajar bersama antara ilmuwan dan pelaku utama pertanian lokal.
Kegiatan ini juga menjadi ajang aktualisasi alumni Prodi Agroteknologi Faperta Undana. Tiga alumni muda, Gervasilus Verino Asa, S..P; Aprianto Nana; dan Mario J.R. Kune, S.P., M. Ling., berkontribusi dalam pencatatan data teknis, diskusi lapangan, dan pendampingan petani. Mahasiswa dari Prodi Bahasa Inggris, Agustinus Erikus Hane, turut mendukung kegiatan sejak awal, mencerminkan semangat lintas disiplin yang semakin penting dalam riset-riset terapan pertanian masa kini.
Panen di Tublopo ini menegaskan bahwa galur kacang hijau hitam tidak hanya unggul di dataran rendah, tetapi juga mampu beradaptasi dan berdaya hasil tinggi di dataran menengah.
Data yang terkumpul dari lokasi ini akan menjadi bagian penting dalam proses seleksi akhir menjelang uji multilokasi, sebagai syarat pengusulan varietas unggul nasional pertama untuk kacang hijau berbiji hitam dari NTT.
Dengan capaian ini, Kabupaten TTS memiliki peluang besar menjadi sentra produksi dan benih kacang hijau hitam adaptif, sebuah kontribusi nyata bagi ketahanan pangan, peningkatan ekonomi petani, dan pengurangan angka stunting melalui pangan lokal bergizi tinggi. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.