Puisi
Puisi: Kami Duduk di Beranda Rumah
Sampah-sampah malah seperti tradisi kenakalan remaja. Berkeliaran di mana-mana.
Oleh: Osmin Sale *
Di beranda rumah. Kadang riuh ramai, kadang pula sunyi sedih. Air mata berguyuran habiskan tisu. Di kala sunyi yang indah, kami dendang dalam hayatan menikmati angin sepoi-sepoi di bawah pohon kihujan, di bawah pohon mahoni, dan pohon kelapa sawit yang tersirat dahaga dan damai. Entahlah.
Kami menerima angin yang syahdu, namun kami juga menerima guyuran genangan luka.
Lingkungan yang kami tempati adalah wadas bertaburan bunga. Lantas, kami cantik, kami tampan. Pohon-pohon tidak mau kalah banyaknya dan berhasil meraih juara satu olimpiade pemberi sejuk pada siapa pun itu.
Kami duduk di beranda rumah. Gembira berkelimpahan, ketika kami melakukan reboisasi, buang sampah pada tempatnya dan simpan hati pada siapa saja dengan menyegarkan bunga-bunga di post sentral, bunga-bunga di lorong-lorong rumah Tuhan, juga menanam rindang indah lainnya sambil berdoa.
Baca juga: Puisi-puisi Oswal Amnunuh
Apa daya? Yang terjadi adalah tangisan. Peluk satu sama lain, sedih bukan main. Sampah-sampah malah seperti tradisi kenakalan remaja. Berkeliaran di mana-mana. Batuk berdarah, debuh mengepul lengket dari telapak kaki sampai helai rambut.
Dalam tempo yang sama, sampo clear hitam silaukan rambut semua kita di beranda rumah, sepertinya malu untuk dipoles ke rambut lumpur kotor. Yang paling menyedihkan adalah banjir, adalah tanah longsor, dan pohon-pohon yang kami tanamkan sambil berdoa telah digundulkan dengan inisiatif masa bodoh.
LUKA SUKMA KAMI INI. APALAH DAYA? BUNGA-BUNGA KESURUPAN LAYU, KERING DAN MATI. POHON-POHON KAMI DIGUNDULKAN, TERKAPAR DIHAJAR BENCANA DI PUSAT.
Kami duduk di beranda rumah. Tahun ini, tahun yang ngeri. Banyak yang diluluhlantakan sampai mati, kami bersedih habiskan tisu.
Maumere, 19 Mei 2026
*) Osmin Sale adalah mahasiswa Semester 2 Prodi Filsafat di IFTK Ledalero, Maumere, Nusa Tenggara Timur.
Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Daun-gugur-ilustrasi.jpg)