Breaking News
Minggu, 26 April 2026

Puisi

Puisi-puisi Oswal Amnunuh

“seandainya saya tua, masihkah saya sesali masa bayi yang lebih sering meneguk susu kaleng daripada

Editor: Dion DB Putra
POS-KUPANG.COM/HO
ILUSTRASI 

untuk kekasih yang belum ada

saya menulis puisi ini setengah mati memikirkan cara mendapat hati wanita. Ketika diinterogasi ciri wanita impian, saya bingung deskripsikan paras dan mendadak pikun. 

“yang penting cewenya aduhai” saya bilang. hari-hari setelah itu, saya dikenali pada wanita-wanita cantik. mereka datang dengan tubuh proposisi, pinggul seksi, dada berisi, dan gincu merah merapi, tapi tak satu pun bernama aduhai. saya lalu menulis untuk kekasih yang belum ada. saya berharap kalau boleh namanya diganti sebab wanita aduhai mudah ngiler.

teruntuk nona yang tak tahu kapan saya kembali
atas nama rindu, saya kuburkan semua sepi.
atas nama sepi, saya kaburkan semua ngilu.
atas nama syahdu, saya gubah semua litani.
saya akan kembali tepat waktu.

surat lamaran

tuhan menciptakan aroma rumah di pinggiran jalan agar kau tahu arah pulang. tuhan menurunkan hujan ke tanah agar kau tau arah payung. tuhan membuat palung agar kau tahu arah hujan pulang. tuhan membuat rumah agar kau dan aku menetap.

mimpi tua

suatu saat nanti, saya akan memeluk seorang gadis sambil mengajarinya cara
bertanya dalam hati.

“jika saya tua nanti, akankah saya menyesali masa muda saya yang malah
memacari teman wanita yang saya taksir?” biarkan dia tersinggung.

“seandainya saya tua, masihkah saya sesali masa bayi yang lebih sering meneguk susu kaleng daripada memegang payudara mama.” biarkan dia mulai canggung mau beri atau tidak.
“sampai tua nanti, saya akan tetap memeluk wanita ini lebih renggang karena tak ada yang mau lagi selain saya.” biarkan dia tersungging.

tukang cukur

tukang cukur adalah orang paling tabah dan penuh berkah.
seorang pelanggan sekali bertanya: “kenapa kau mau memotong rambutku?”
“aku ingin merontokimu dari ingatan. mendekatkan diri pada amnesia”.
amnesia itu nama dari suka tak terkira, duka yang terlupa. (*)

Oswal Amnunuh
Oswal Amnunuh (DOKUMENTASI PRIBADI OSWAL AMNUNUH)

*) Oswal Amnunuh adalah pemuda asal Kaubele, Timor Tengah Utara, NTT.  Mahasiswa Fakultas Filsafat Uwnira Kupang.

Simak berita, artikel opini atau cerpen POS-KUPANG.COM di Google News

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved