NTT Terkini
Gerakan Kalasanz: Sebuah Gebrakan Besar Transformasi Sosial
Menurut Melikheor, Gerakan Kalasanz telah melakukan sebuah terobosan baru yang dapat menjadi teladan dan inspirasi bagi komunitas-komunitas lain.
POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Gerakan Kalasanz (GKal) adalah kegiatan yang menawarkan suatu proses pertumbuhan pribadi dan kristiani melalui pendampingan pada kelompok-kelompok khusus yaitu anak-anak dan para pemuda yang terinspirasi oleh karisma Santo Yoseph Kalasanz.
Hal ini bertujuan mencapai kedewasaan dalam iman, pengembangan setiap individu, serta penemuan panggilan hidup dan pelayanan kepada mereka yang paling membutuhkan.
Beberapa tujuan utama dari Gerakan Kalasanz, yaitu pendewasaan iman: mendampingi setiap pribadi agar bertumbuh dalam pengalaman akan Allah dan menghidupi panggilan untuk mengikuti Yesus, pembinaan integral; mengembangkan pribadi dalam seluruh dimensinya baik manusiawi, intelektual, dan spiritual, penemuan panggilan hidup; membantu setiap peserta menemukan panggilannya masing-masing dalam kehidupan, membentuk komunitas kristiani; mengalami hidup berkelompok sebagai sebuah komunitas gerejawi kecil, dan yang terakhir adalah komitmen sosial; menumbuhkan semangat solidaritas dan pelayanan kepada sesama, terutama kepada mereka yang paling miskin.
Gerakan Kalasanz kali ini melakukan sebuah gebrakan besar yaitu Paskah Kaum Muda Skolapios.
Kegiatan yang diprakarsai oleh para frater Skolapios dan para suster Skolapias ini berlangsung dari tanggal 1 April 2026 sampai tanggal 5 April 2026 bertempat di Asrama Calasanz, Nekafehan, Atambua, Kabupaten Belu.
Baca juga: 500 Warga Timor Leste Ziarah ke Patung Bunda Maria Segala Bangsa di Teluk Gurita
Tema yang diusung pada kegiatan ini yaitu Berakar Dalam Iman dan Pengharapan Pada Kristus Yang Bangkit, yang merupakan proyek pastoral biara Skolapios Bunda Para Malaikat Kupang.
Tema tersebut diambil sebagai wujud kontekstualisasi dari kombinasi tema umum Skolapios tahun ajaran 2025/2026 yaitu “Akarmu” dan Tahun Yubileum Gereja Katolik 2025 “Peziarah Harapan”. Setiap kaum muda diajak untuk melihat akar iman mereka dan satu-satunya pengharapan umat beriman yaitu Kristus sendiri.
Oleh karena itu setiap orang perlu masuk lebih dalam untuk menyelami misteri tersebut dalam Tri Hari Suci ini
Didorong oleh dedikasi pada pelayanan dan pedampingan anak-anak dan kaum muda, Komunitas Biara Skolapios Kupang hendak menawarkan pengalaman iman yang berbeda dan penuh makna khususnya bagi kaum muda dengan menyelenggarakan Paskah bersama.
Kegiatan ini dimulai dengan mobilisasi dari Kupang ke Atambua pada hari Rabu tanggal 1 April 2026. Kemudian, pada hari Kamis pagi, GKal mengunjungi Pusat Rehabilitas Hidup Baru, Onoboi, Atambua agar mereka dapat melihat salah satu realitas yang ada di dunia ini dan boleh memetik nilai-nilai penting dari kunjungan pada mereka yang disabilitas tapi tidak pernah berhenti bersyukur dan memuji Tuhan setiap hari lewat doa dan karya mereka.
Tidak hanya itu saja, tetapi para pemuda juga dibekali dengan katekese yang diberikan oleh RP. Victor Gil Grande, Sch.P agar mereka dapat lebih memahami misteri kamis putih.
Dikatakan, ada juga workshop inisiatif dari para frater dan suster yang membantu anak-anak mengembangkan kekreativitasa mereka dengan membuat keranjang Paskah sebagai wadah telur Paskah.
Untuk menutup rangkaian kegiatan di hari Kamis, ada adorasi Sakramen Maha Kudus, yang mana para frater, suster, dan anak-anak secara bergiliran berdoa di depan Sakramen.
Sementara pada Jumat, anak-anak merenungkan penderitaan Kristus dengan Puasa dan silentium magnum. Mereka juga melakukan Jalan Salib di bawah terik matahari yang panas. Pada saat ini, para pemuda harus memikul sebuah salib besar yang sudah disiapkan. Mereka melakukannya secara bergiliran di setiap perhentiannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Calasanz.jpg)