Kamis, 14 Mei 2026

EDITORIAL

Editorial: Kecelakaan Laut Kembali Berulang

TRAGEDI tenggelamnya kapal wisata di perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo kembali mengguncang kesadaran publik.

Tayang:
POS-KUPANG.COM/ARNOLD WELIANTO
Kondisi cuaca buruk dan hujan deras menyurutkan niat para nelayan tradisional untuk tidak melaut mencari ikan sejak seminggu terakhir, sejumlah perahu nelayan hanya bisa berlabuh di pesisir pantai di wilayah Kota Uneng, Kabupaten Sikka, Jumat 16 Januari 2026. 

Padahal, keselamatan adalah soal pilihan kebijakan dan keberanian menegakkan aturan. Pilihan untuk menunda keberangkatan ketika risiko meningkat. Pilihan untuk menolak kapal yang tidak memenuhi standar.

Pilihan untuk menempatkan nyawa manusia di atas target ekonomi dan jadwal wisata.

Tragedi ini juga menyingkap paradoks pariwisata Labuan Bajo. Di satu sisi, kawasan ini terus dipoles sebagai etalase pariwisata kelas dunia. Di sisi lain, sistem pengamanan wisata lautnya masih bertumpu pada praktik lama yang minim pengawasan ketat.

Jika situasi ini dibiarkan, maka setiap musim liburan selalu menyimpan potensi petaka yang sama, hanya dengan nama korban yang berbeda. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved