EDITORIAL
Editorial: Kecelakaan Laut Kembali Berulang
TRAGEDI tenggelamnya kapal wisata di perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo kembali mengguncang kesadaran publik.
Padahal, keselamatan adalah soal pilihan kebijakan dan keberanian menegakkan aturan. Pilihan untuk menunda keberangkatan ketika risiko meningkat. Pilihan untuk menolak kapal yang tidak memenuhi standar.
Pilihan untuk menempatkan nyawa manusia di atas target ekonomi dan jadwal wisata.
Tragedi ini juga menyingkap paradoks pariwisata Labuan Bajo. Di satu sisi, kawasan ini terus dipoles sebagai etalase pariwisata kelas dunia. Di sisi lain, sistem pengamanan wisata lautnya masih bertumpu pada praktik lama yang minim pengawasan ketat.
Jika situasi ini dibiarkan, maka setiap musim liburan selalu menyimpan potensi petaka yang sama, hanya dengan nama korban yang berbeda. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kondisi-cuaca-buruk-dan-hujan-deras-menyurutkan-niat-para-nelayan-tradisional-untuk-tidak-melaut.jpg)