NTT Terkini
Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, BPBD NTT Distribusi Logistik Dasar
Salah satu langkah antisipatif yang dilakukan adalah pendistribusian logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM KUPANG - Dalam upaya mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan distribusi logistik dasar.
"Wilayah NTT saat ini telah memasuki puncak musim penghujan yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi," kata Plt Kepala BPBD NTT, Samuel Halundaka, Senin (5/1/2026).
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi NTT melalui BPBD mengambil langkah-langkah strategis dan responsif sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana.
Salah satu langkah antisipatif yang dilakukan adalah pendistribusian logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Upaya ini ditujukan sebagai langkah mitigasi awal terhadap potensi ancaman bencana hidrometeorologi di 22 kabupaten/kota sepanjang akhir tahun 2025 hingga tahun 2026.
Distribusi logistik ini, kata dia, diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan daerah sekaligus memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana secara efektif, cepat, dan terkoordinasi.
Hingga saat ini, bantuan logistik berupa beras telah disalurkan ke delapan kabupaten di wilayah daratan Flores, empat kabupaten di daratan Sumba, empat kabupaten di wilayah daratan Timor, serta Kabupaten Alor dan Sabu Raijua, dengan total bantuan mencapai 33,4 ton.
"Pendistribusian bantuan logistik untuk kabupaten/kota lainnya direncanakan akan dilaksanakan pada awal Januari 2026, sebagai bagian dari upaya memastikan ketersediaan kebutuhan dasar masyarakatserta mendukung penanganan bencana secara berkelanjutan," ujarnya.
Baca juga: BMKG: Hujan Ringan hingga Sedang Dominasi Cuaca NTT Hari Ini, Senin 5 Januari 2026
Samuel menyebut, bantuan ini akan sangat membantu dalam memperkuat buffer stock atau ketersediaan logistik di gudang BPBD, sehingga kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi secara optimal.
"Diharapkan dukungan logistik semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi program rutin setiap tahun guna memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi bencana," katanya.
Selain itu, Samuel juga meminta masyarakat agar mewaspadai dampak dari cuaca yang sedang terjadi.
Warga perlu menghindari daerah rawan bencana dan tidak berpergian keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak.
BPBD NTT juga meminta semua instansi terkait di Kabupaten/Kota agar melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi imbas cuaca ekstrem.
BPBD
NTT Terkini
hidrometeorologi
distribusi logistik
Samuel Halundaka
Sti Nenotek
Stasiun Maritim Tenau
POS-KUPANG.COM
| BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PHDI Perluas Perlindungan Pekerja Berbasis Keagamaan |
|
|---|
| Polda NTT Musnahkan 6.381 Liter Sopi Ilegal di TPA Alak |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Perkuat Ekonomi Perempuan Desa Tana Duen |
|
|---|
| WALHI NTT Minta Evaluasi Total Kebijakan Wisata di Taman Nasional Komodo |
|
|---|
| BERITA POPULER : Warga Kupang Geger Penemuan Mayat, Laka Lantas Ganda di Ngada, Laka lantas di TTS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Badan-Penanggulangan-Bencana-Daerah-BPBD-Provinsi-NTT-melakukan-distribusi-logistik.jpg)