Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Rabu 18 Maret 2026, "Allah Bekerja Sampai Sekarang"
Yesus yang lebih muda dari dia datang dan menyembuhkannya. Yesus melakukan pekerjaan Bapa tanpa memandang siapa orang tersebut
Renungan Harian Katolik Suara Pagi
Bersama Pastor John Lewar SVD
Biara Soverdi St. Yosef Freinademetz
STM Nenuk Atambua Timor –NTT
Rabu, 18 Maret 2026
Hari Biasa Pekan IV Prapaskah
St. Sirillus dr Yerusalem
Yes. 49:8-15; Mzm. 145:8-9,13cd-14,17-18; Yoh. 5:17-30
Warna Liturgi Ungu
Allah bekerja sampai sekarang
Saudari-saudaraku yang terkasih dalam Kristus.
Kemarin hari Selasa, Penginjil Yohanes mengisahkan penyembuhan seorang yang lumpuh selama 38 tahun. Tidak ada seorang pun yang berbelarasa dengan orang sakit ini selama 38 tahun.
Yesus yang lebih muda dari dia datang dan menyembuhkannya. Yesus melakukan pekerjaan Bapa tanpa memandang siapa orang tersebut dan hari sabat atau bukan hari sabat karena Yesus memiliki kuasa atas segalanya.
Yesus mengasihi semua orang. Hari ini kita mendengar kelanjutan Injil kemarin. Yesus berkata: “BapaKu bekerja sampai sekarang, maka aku pun bekerja juga”.
Perkataan Yesus ini menimbulkan pertentangan sengit dengan orang-orang Yahudi karena
beberapa alasan ini: Pertama, Yesus meniadakan hari sabat.
Kedua, Yesus memanggil Allah sebagai Bapa maka tentu Ia menyamakan diriNya
dengan Allah Bapa.
Kedua hal ini membuat orang-orang Yahudi marah dan mau membunuh Yesus tetapi saatnya belum tiba. Apa tanggapan Yesus terhadap sikap orang Yahudi? Ia mengatakan bahwa apa yang Ia lakukan dalam hal ini perbuatan kasih dan keselamatan bagi manusia
adalah pekerjaan Bapa.
Ia sendiri melihat Bapa mengerjakannya maka Ia pun mengerjakan hal yang sama. Yesus mengatakan bahwa Bapa akan memberikan kepadaNya pekerjaan yang lebih besar dan itu tidak lain adalah menyelamatkan manusia lewat paskahNya. Ia akan menderita,
wafat dan bangkit dari alam maut.
Inilah pekerjaan besar yang Bapa berikan kepadaNya. Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya maka Dia sebagai Anak juga akan menghidupkan siapa
yang dikehendakiNya.
Bapa juga akan memberikan kepada Yesus kuasa untuk menghakimi. Ini yang selalu kita doakan dalam Credo bahwa Ia akan datang untuk mengadili orang yang hidup dan mati.
Yesus mau menegaskan kepada orang-orang Yahudi bahwa diriNya dan Bapa adalah satu. Konsekuensinya adalah barang siapa menghormati Yesus dan menerimaNya maka ia juga menerima Allah Bapa sendiri. Mendengar dan percaya pada Yesus berarti mendengar dan percaya kepada Allah Bapa.
Dengan demikian hidup kekal menjadi jaminan bagi orang yang percaya dan mendengar sabdaNya. Yesus melakukan pekerjaan Bapa dan Pekerjaan Bapa adalah menyelamatkan manusia, dalam hal ini kaum pendosa, miskin, cacat dan sakit. Dia sendiri adalah tukang kayu dari nazaret.
Dalam Katekismus Gereja Katolik dikatakan: “Karya manusia adalah tindakan langsung dari manusia yang diciptakan menurut Citra Allah. Manusia dipanggil untuk sama-sama melanjutkan karya penciptaan kalau mereka menguasai bumi (Kej 1:28). Jadi pekerjaan adalah sebuah kewajiban bagi manusia (2Tes 3:10).
| Renungan Harian Katolik Minggu 19 April 2026, 'Kleopas dan Dinamika Kehidupan Kita' |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Minggu 19 April 2026, Paham Isi Kitab Suci Tinggalkan Beban Masa Lalu |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Minggu 19 April 2026, “Kisah Jalan ke Emaus” |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Sabtu 18 April 2026, "Ini Aku, Jangan Takut" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Sabtu 18 April 2026, "Kuasa Ilahi: Menuntun Menuju Keteduhan" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/PASTOR-JOHN-LEWAR-SVD-Biara-Soverdi-St-Yosef.jpg)