Jumat, 1 Mei 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Rabu 18 Maret 2026, "Allah Bekerja Sampai Sekarang"

Yesus yang lebih muda dari dia datang dan menyembuhkannya. Yesus melakukan pekerjaan Bapa tanpa memandang siapa orang tersebut

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
PASTOR JOHN LEWAR, SVD Biara Soverdi St. Yosef Freinademetz STM Nenuk Atambua Timor 

Renungan Harian Katolik Suara Pagi 
Bersama Pastor John Lewar SVD 
Biara Soverdi St. Yosef Freinademetz
STM Nenuk Atambua Timor –NTT
Rabu, 18 Maret 2026
Hari Biasa Pekan IV Prapaskah
St. Sirillus dr Yerusalem
Yes. 49:8-15; Mzm. 145:8-9,13cd-14,17-18; Yoh. 5:17-30
Warna Liturgi Ungu

Allah bekerja sampai sekarang

Saudari-saudaraku yang terkasih dalam Kristus. 

Kemarin hari Selasa, Penginjil Yohanes mengisahkan penyembuhan seorang yang lumpuh selama 38 tahun. Tidak ada seorang pun yang berbelarasa dengan orang sakit ini selama 38 tahun.

Yesus yang lebih muda dari dia datang dan menyembuhkannya. Yesus melakukan pekerjaan Bapa tanpa memandang siapa orang tersebut dan hari sabat atau bukan hari sabat karena Yesus memiliki kuasa atas segalanya.

Yesus mengasihi semua orang. Hari ini kita mendengar kelanjutan Injil kemarin. Yesus berkata: “BapaKu bekerja sampai sekarang, maka aku pun bekerja juga”.

Perkataan Yesus ini menimbulkan pertentangan sengit dengan orang-orang Yahudi karena 
beberapa alasan ini: Pertama, Yesus meniadakan hari sabat.

Kedua, Yesus memanggil Allah sebagai Bapa maka tentu Ia menyamakan diriNya 
dengan Allah Bapa.

Kedua hal ini membuat orang-orang Yahudi marah dan mau membunuh Yesus tetapi saatnya belum tiba. Apa tanggapan Yesus terhadap sikap orang Yahudi? Ia mengatakan bahwa apa yang Ia lakukan dalam hal ini perbuatan kasih dan keselamatan bagi manusia 
adalah pekerjaan Bapa.

Ia sendiri melihat Bapa mengerjakannya maka Ia pun mengerjakan hal yang sama. Yesus mengatakan bahwa Bapa akan memberikan kepadaNya pekerjaan yang lebih besar dan itu tidak lain adalah menyelamatkan manusia lewat paskahNya. Ia akan menderita, 
wafat dan bangkit dari alam maut.

Inilah pekerjaan besar yang Bapa berikan kepadaNya. Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya maka Dia sebagai Anak juga akan menghidupkan siapa 
yang dikehendakiNya.

Bapa juga akan memberikan kepada Yesus kuasa untuk menghakimi. Ini yang selalu kita doakan dalam Credo bahwa Ia akan datang untuk mengadili orang yang hidup dan mati.

Yesus mau menegaskan kepada orang-orang Yahudi bahwa diriNya dan Bapa adalah satu. Konsekuensinya adalah barang siapa menghormati Yesus dan menerimaNya maka ia juga menerima Allah Bapa sendiri. Mendengar dan percaya pada Yesus berarti mendengar dan percaya kepada Allah Bapa.

Dengan demikian hidup kekal menjadi jaminan bagi orang yang percaya dan mendengar sabdaNya. Yesus melakukan pekerjaan Bapa dan Pekerjaan Bapa adalah menyelamatkan manusia, dalam hal ini kaum pendosa, miskin, cacat dan sakit. Dia sendiri adalah tukang kayu dari nazaret.

Dalam Katekismus Gereja Katolik dikatakan: “Karya manusia adalah tindakan langsung dari manusia yang diciptakan menurut Citra Allah. Manusia dipanggil untuk sama-sama melanjutkan karya penciptaan kalau mereka menguasai bumi (Kej 1:28). Jadi pekerjaan adalah sebuah kewajiban bagi manusia (2Tes 3:10).

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved