Selasa, 14 April 2026

Doa Setelah Sholat

Bacaan Doa Setelah Sholat Ashar, Jangan Lewatkan Baca 7 Dzikir Ini yang Luar Biasa

Perbanyak membaca Dzikir dan Doa Setelah Sholat di bulan Ramadan sangatlah baik. Salah satu waktu berdoa terbaik bagi Umat Islam adalah setelah Ashar

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Yeni Rahmawati
net
ILUSTRASI - jangan lewatkan membaca Dzikir dan Doa Setelah Sholat Ashar, Kamis (12/3/2026) 

Ringkasan Berita:

 

POS-KUPANG.COM - Tribunners Umat Islam sebentar lagi waktu sholat Ashar di bulan Ramadan akan segera tiba.

Perbanyak membaca Dzikir dan Doa Setelah Sholat di bulan Ramadan sangatlah baik.

Salah satu waktu berdoa terbaik bagi Umat Islam adalah setelah Sholat Ashar.

Doa-doa yang dipanjatkan setelah Sholat Ashar diyakini akan diijabah oleh Allah SWT.

Berikut 7 Dzikir dan Doa Setelah Sholat Ashar dengan 5 Keutamaan Luar Biasa yang sayang kalau dilewatkan.

Inilah 7 Dzikir Setelah Sholat Ashar

Dzikir kesatu

Baca juga: Urutan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Witir di Bulan Puasa Ramadan

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ , اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلامُ وَمِنْكَ السَّلامُ، تَبَارَكْتَ ذَا الْجَلالِ وَالْإِكْرَامِ

Astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah, Allahumma antas salaam wa minkas salaam, tabaarakta dzal jalaali wal ikraam

Artinya: "Aku mohon ampunan kepada Allah, aku mohon ampunan kepada Allah, aku mohon ampunan kepada Allah, Ya Allah, engkaulah As-Salam, dan dari-Mu As-Salam, Maha-berkah Engkau, Wahai pemilik keagungan dan kemuliaan." (HR Muslim, dari Tsauban)

Lanjut, bacaan dzikir kedua

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ، اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلَا مُعْطِيَ لِمَا منَعْتَ، وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الجَدُّ

Laa ilaaha illallaah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai'in qadiir. Allahumma laa maani'a limaa a'thaita wa laa mu'thiya limaa mana'ta, wa laa yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu

Artinya: "Tidak ada sembahan yang haq kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan, dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada pencegah terhadap apa yang Engkau beri, tidak ada pemberi apa yang Engkau cegah, dan tidak di sisi-Mu kedudukan orang yang memiliki kedudukan." (HR Bukhari & Muslim, dari Mu'awiyah bin Abu Sufyan)

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved