Pesawat Smart Air Ditembak
Jenazah Pilot dan Co-pilot Pesawat Smart Air Berhasil Dievakuasi ke Timika
Pilot dan Co-pilot pesawat Smart Air, Kapten Ego Erawan dan Kapten Baskoro Adi berhasil dievakuasi dari Korowai, Kabupaten Boven Digoel.
POS-KUPANG.COM, JAYAPURA - Korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Yahukimo, Pilot dan Co-pilot pesawat Smart Air, Kapten Ego Erawan dan Kapten Baskoro Adi berhasil dievakuasi dari Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Kamis (12/12/2026) pagi.
Kedua korban dievakuasi menggunakan pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNE dari Bandara Korowai Batu menuju Bandara Mozes Kilangin Timika.
Jenazah Kapten Ego Erawan dan Kapten Baskoro Adi sudah berada di RSUD Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Kasatgas Humas Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, evakuasi dilakukan oleh 20 personel Satgas Damai Cartenz.
"Tadi pagi sekitar pukul 06.00 WIT, personel kita sekitar 20 orang sudah berangkat ke Korowai dan mengevakuasi kedua korban ke Mimika," katanya ketika dikonfirmasi.
Kombes Yusuf mengatakan, saat ini kedua korban sudah dibawa ke RSUD Timika untuk mendapatkan penanganan medis sebelum dipulangkan ke daerah asal.
"Kedua korban sudah berada di RSUD Timika untuk kepentingan medis. Nanti setelah itu baru akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing," ujarnya.
Baca juga: KKB Kanibal dan Semut Merah Yahukimo Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air
Sebelumnya, Wakil Kapolda Papua, Brigjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan, tambahan personel Polri digeser dari Kabupaten Yahukimo menuju Boven Digoel.
“Sore tadi kita sudah terbangkan pasukan dari Yahukimo ke Boven Digoel dan besok mereka akan lanjut ke Korowai untuk memantau situasi guna pelaksanaan evakuasi terhadap kedua korban,” kata Faizal Ramadhani kepada wartawan di Kota Jayapura pada Rabu (11/2) petang.
“Untuk situasi di sana kami masih berupaya berkoordinasi dengan masyarakat setempat karena belum ada anggota kita yang ada di sana."
"Jika memungkinkan maka besok pagi kita akan kirim pasukan untuk proses evakuasi,” ujar dia.
Sementara terkait jumlah korban, Faizal Ramadhani yang juga Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 ini menyebut, ada dua korban yang dilaporkan meninggal dunia, yakni pilot dan co pilot.
“Kita sudah dapatkan juga bahwa ada korban jiwa dua orang yaitu pilot capten Egon Erawan dan co pilot Capten Baskoro. Sementara, untuk korban lainnya kita belum tau,” tutur dia.
Terkait pelaku penembakan, Brigjen Faizal Ramadhani menyatakan bahwa saat ini masih dalam penyelidikan. “Untuk pelaku masih terus kami dalami, dan kami akan sampaikan jika sudah ada hasil penyelidikan,” ujar dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Jenazah-Pilot-dan-Co-pilot-Pesawat-Smart-Air.jpg)