Kamis, 4 Juni 2026

Pesawat Smart Air Ditembak

KKB Kanibal dan Semut Merah Yahukimo Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air

KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah dari wilayah Yahukimo diduga sebagai pelaku penembakan pesawat Smart Air.

Tayang:
Editor: Alfons Nedabang

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Batalyon Kanibal dan Semut Merah dari wilayah Yahukimo diduga sebagai pelaku penembakan pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Hal ini diungkapkan Ketua Satgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo, Kamis (12/2/2026).

“KKB yang dari Yahukimo. KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah," sebut Yusuf Sutejo. 

Meski demikian, Yusuf Sutejo belum mengungkap identitas para pelaku penembakan tersebut.

Ia menegaskan, aparat keamanan masih melakukan pengejaran terhadap kelompok yang bertanggung jawab atas aksi tersebut. “Masih diburu,” ujarnya. 

Terpisah, Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani mengungkapkan identitas pelaku penembakan Pilot dan Co-pilot pesawat Smart Air, Kapten Ego Erawan dan Kapten Baskoro Adi.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, terduga pelaku penembakan adalah KKB Wilayah Yahukimo pimpinan Elkius Kobak. 

“Berdasarkan hasil pendalaman awal, pelaku penembakan terhadap pesawat Smart Air dan pilot maupun co-pilot dilakukan oleh kelompok bersenjata yang mengatasnamakan diri sebagai KKB Yahukimo, termasuk kelompok yang dikenal dengan sebutan Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah yang dipimpin Elkius Kobak,” kata Faizal Ramadhani, Kamis siang.

Baca juga: Pesawat Smart Air Ditembak, Pilot dan Co-pilot Tewas Dibantai di Bandara Korowai

Pasca-insiden penembakan itu, personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap kelompok KKB tersebut.

“Aparat masih melakukan pemburuan terhadap kelompok pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Penyelidikan dan penegakan hukum akan berjalan secara terukur dan profesional,” ujarnya.

“Tindakan tegas akan kita lakukan untuk memastikan bahwa negara hadir bukan hanya untuk menindak, tetapi juga untuk melindungi dan memulihkan rasa aman masyarakat,” tegasnya.

Faizal juga mengatakan, pasca-penembakan terhadap pilot dan co-pilot, aktivitas penerbangan menuju Bandara Korowai Batu dihentikan sementara hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman. 

“Untuk sementara, penerbangan dari Tanah Merah menuju Bandara Korowai Batu dihentikan hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, pesawat Smart Air jenis Cessna Caravan ditembaki saat baru saja mendarat di Bandara Koroway pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 11.30 WIT.

Pesawat tersebut dipiloti oleh Egon Erawan dengan kopilot Baskoro. Saat insiden terjadi, pesawat baru menyentuh landasan pacu.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved