Jumat, 24 April 2026

Provinsi NTT Terkini

KSP Tinjau Pelaksanaan Program Prioritas Presiden di Provinsi NTT

Tim Kedeputian III Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia memantau dan verifikasi lapangan terhadap pelaksanaan Program PHTC Presiden.

Penulis: Ray Rebon | Editor: Apolonia Matilde
POS-KUPANG.COM//Ray Rebon
KUNJUNG - Tim Kedeputian III Kantor Staf Presiden (KSP) RI pose bersama perwakilan Pemprov NTT saat berkunjung ke Puskesmas Oesapa. 

Ringkasan Berita:
  • Tim Kedeputian III Kantor Staf Presiden (KSP) melakukan pemantauan selama 2–5 Desember 2025 di NTT.
  • Memastikan percepatan pelaksanaan Program Prioritas/Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC)
  • Dalam pertemuan dengan Pemprov NTT, KSP menyoroti masih tingginya kasus TBC, rendahnya capaian notifikasi, serta minimnya terapi pencegahan bagi anak dan remaja
  • Tim meninjau puskesmas, SPPG, dan posyandu untuk memverifikasi pelaksanaan program serta berdialog dengan kader kesehatan dan keluarga

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon


POS-KUPANG.COM, KUPANG - Tim Kedeputian III Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia melakukan pemantauan dan verifikasi lapangan terhadap pelaksanaan Program Prioritas/Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam keterangan tertulis yang diterima POS-KUPANG.COM, Kamis 4 Desember 2025, kegiatan tersebut akan berlangsung selama empat hari, Selasa sampai Jumat, 2–5 Desember 2025, untuk memastikan percepatan penanganan tuberculosis (TBC), pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta penurunan stunting di wilayah NTT.

Tim dipimpin Tenaga Ahli Utama KSP, Dr. Zahera Mega Utama, SE, MM, didampingi anggota Drs. Udyana Mulyadi, dr. Adele Hutapea, M.Kes, dan Muhajir S.Kep.,Ner.MMR. 

Agenda dimulai dengan pertemuan bersama Pemerintah Provinsi NTT di Kantor Gubernur, Selasa 2 Desember 2025, yang dihadiri Plt. Asisten I Setda Provinsi NTT, Drs. Kanisius H.M. Mau, jajaran pemerintah daerah, serta Kepala Dinas Kesehatan NTT, drg. Iien Adriany, M.Kes.

Dalam pertemuan tersebut, Pemprov NTT memaparkan perkembangan pembangunan kesehatan, terutama layanan terkait PHTC seperti penanganan TBC, Cek Kesehatan Gratis, serta percepatan penurunan stunting melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kelompok Bumil, Balita, dan Busui (3B). 

Tim KSP menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor mulai dari provinsi, kabupaten/kota, hingga komunitas dan organisasi profesi.

Juru bicara Tim Deputi III KSP, dr. Adele Hutapea, M.Kes, menyampaikan bahwa NTT termasuk salah satu dari delapan provinsi prioritas penanganan TBC karena prevalensi kasus masih tinggi. 

Ia menyoroti bahwa capaian notifikasi kasus belum memenuhi target dan pemberian terapi pencegahan TBC kepada anak serta remaja yang tinggal serumah dengan pasien masih rendah. 

Menurutnya, edukasi dan promosi kesehatan mengenai TBC, gizi anak, serta pencegahan stunting perlu diperkuat melalui keterlibatan tenaga penyuluh pembangunan keluarga.

Pada hari ketiga kunjungan, tim meninjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Pasir Panjang dan Puskesmas Oesapa.

Pemantauan dilanjutkan pada Kamis 4 Desember 2025 ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta dua posyandu yaitu Posyandu Mawar Sharon di Kelurahan Pasir Panjang dan Posyandu Tomboi di Kelurahan Fatululi. 

Di lokasi-lokasi tersebut, tim berdialog dengan lurah, kader kesehatan ibu dan anak, serta kader pembangunan keluarga untuk menilai jalannya program PHTC dan MBG bagi sasaran 3B.

Dalam seluruh rangkaian kegiatan, Tim KSP turut didampingi Kepala Perwakilan BKKBN NTT, Faisal Fahmi, S.KM., M.Kes, bersama jajaran BKKBN provinsi. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved