NTT Terkini
Transformasi Pembayaran Digital di Provinsi NTT Menuju 2030
Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menjadi tulang punggung digitalisasi transaksi ritel di Indonesia, termasuk di NTT.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tari Rahmaniar
POS-KUPANG.COM, KUPANG- Digitalisasi sistem pembayaran terus menunjukkan peningkatan signifikan di Nusa Tenggara Timur. Bank Indonesia Perwakilan NTT menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan pembayaran yang cepat, mudah, aman, dan efisien melalui berbagai inovasi unggulan seperti QRIS, BI-FAST, dan Kartu Kredit Indonesia (KKI).
Sejak diluncurkan pada 2019, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menjadi tulang punggung digitalisasi transaksi ritel di Indonesia, termasuk di NTT.
Mengusung slogan CeMuMuAH Cepat, Mudah, Murah, Aman, Handal, QRIS hadir sebagai solusi pembayaran lintas platform yang inklusif dan dapat digunakan siapa saja.
Selama tahun 2025, transaksi QRIS di Provinsi NTT mencapai 35 juta transaksi, tumbuh 80,19 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama pada 2024. Pertumbuhan ini sejalan dengan bertambahnya jumlah merchant dan pengguna.
Hingga Oktober 2025, terdapat, 303 ribu merchant QRIS yang tersebar di seluruh kabupaten/kota NTT.
322 ribu pengguna QRIS, dengan dominasi transaksi ritel, makanan-minuman, dan sektor UMKM.
Peningkatan tersebut membuktikan bahwa QRIS semakin diterima masyarakat sebagai metode pembayaran harian yang praktis dan efisien.
Baca juga: Wujudkan Ekonomi NTT Lebih Tangguh dan Mandiri, Bank Indonesia Perkuat Komitmen dan Sinergi
Inovasi QRIS terus berkembang. Salah satu gebrakan besar BI adalah hadirnya QRIS Antarnegara, yang memungkinkan masyarakat Indonesia bertransaksi di luar negeri menggunakan QRIS yang mereka miliki di aplikasi pembayaran domestik.
Saat ini, QRIS Antarnegara telah resmi terhubung dengan, Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan (baru diluncurkan).
Selanjutnya BI akan melakukan uji coba dengan China, Arab Saudi, dan India tiga negara dengan mobilitas warga Indonesia yang sangat tinggi, baik untuk perjalanan wisata, bisnis, maupun ibadah.
Dengan inovasi ini, wisatawan NTT yang bepergian ke negara mitra tidak lagi perlu menukar sejumlah besar uang tunai.
Cukup memindai QR di merchant negara tujuan, pembayaran otomatis terkonversi sesuai kurs berlaku.
Selain QRIS reguler dan QRIS Antarnegara, Bank Indonesia juga memperkenalkan QRIS Tap, inovasi baru berbasis NFC (Near Field Communication). Berbeda dengan QRIS scan, QRIS Tap cukup ditempelkan (tap) ke perangkat penerima.
Keunggulan QRIS Tap: Lebih cepat karena tanpa proses memindai QR, Simpel dan fleksibel, cocok untuk transaksi massal, Aman, dengan sistem enkripsi data berbasis NFC. Ideal untuk sektor transportasi, ritel, parkir, dan akses layanan publik.
Baca juga: Bank Indonesia Kunjungi Pos Kupang, Apresiasi Sinergi dalam Publikasi Kebijakan Publik
Dengan semakin banyaknya pemanfaatan NFC pada perangkat gawai pengguna, QRIS Tap diprediksi akan mempercepat perpindahan masyarakat ke pembayaran nirsentuh.
NTT Terkini
Provinsi NTT
digitalisasi
QRIS
BI Perwakilan NTT
Kartu Kredit Indonesia (KKI)
Multiangle
POS-KUPANG.COM
| BERITA POPULER : Warga Kupang Geger Penemuan Mayat, Laka Lantas Ganda di Ngada, Laka lantas di TTS |
|
|---|
| Percepatan Penyaluran BOK Puskesmas di NTT Masih Rendah, DJPb Dorong Akselerasi Daerah |
|
|---|
| Stok Minyakita di NTT Aman, Bulog Pastikan Harga Stabil Sesuai HET |
|
|---|
| Mahasiswa Politani Kupang Berbagi Pengalaman Studi dan Magang di Belanda |
|
|---|
| Realisasi Pajak Pemprov NTT hingga April 2026 Sebesar 9 Persen dari Target Rp 1,9 Triliun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Bank-Indonesia-Perwakilan-NTT-luncurkan-program-baru.jpg)