Opini
Opini: Duo Monteiro
Sebuah arti simbolis. Sekitar 185 ribu umat Keuskupan Larantuka berada di lembah, berkutat sebagai petani, ternak, dan nelayan.
Namun bagi Uskup Hans yang dari 26 tahun imamat hanya 5 tahun bekerja di Keuskupan Larantuka bisa menjadi sebuah keuntungan.
Sebagai orang baru, kadang lebih mudah mendeteksi faktor penyebab yang mungkin bagi yang terlalu lama sudah menganggapnya ‘begitu sudah’.
Selain itu dengan pengalaman sebagai ilmuwan, mestinya tidak butuh waktu lama untuk mendeteksi faktor utama sepeti Uskup Gregorius telah melakukan dengan keadilan dan perdamaian di KAK. Di situlah harapan itu berada di pundak Ama Hans.
Sebagai seorang yang mengenal Hans sebagai adik kelas, saya yakin ketulusan dan kebijaksanaan merupakan keunggulan dari dalam dan tidak sekadar tempelen dari luar.
Dengan itu saya yakin, Keuskupan Larantuka di tangan Ama Hans akan lebih membumi (dengan petani, peternak, dan nelayan) dan begitu, membuat Keuskupan Larantuka lebih bersinar. (*)
Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Robert-Bala-ceramah.jpg)