Belu Terkini
Bupati Belu Lepas 110 Tim Lomba Gerak Jalan 8 KM Semarakkan HUT ke-80 RI
Lomba dimulai dari Kantor Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, dan berakhir di Lapangan Umum Atambua.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Dalam memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia, Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, secara resmi melepas lomba gerak jalan sejauh 8 km, Sabtu (9/8/2025).
Lomba dimulai dari Kantor Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, dan berakhir di Lapangan Umum Atambua.
Sebanyak 110 tim dari berbagai sekolah (SD dan SMP), para karyawati dari masing OPD, BUMN/BUMD, Swasta, para Ibu Guru SD/SMP, MTs, dan kelompok masyarakat ikut ambil bagian. Para peserta terlihat antusias meski terik matahari menyengat sepanjang rute perlombaan.
“Walaupun panas, semangat kita tidak boleh pudar,” tegas Bupati Willy saat melepas para peserta lomba.
Bupati Lay mengajak seluruh peserta untuk memaknai kemerdekaan sebagai hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan, baik jiwa maupun harta, demi satu tujuan yakni kemerdekaan Indonesia.
“Hari ini kita sudah merdeka selama 80 tahun. Mari kita rayakan kemerdekaan ini dengan kegiatan positif seperti gerak jalan. Saya berharap semangat yang kalian tunjukkan di lomba ini juga dibawa ke semangat belajar, agar menjadi siswa-siswi berprestasi untuk nusa dan bangsa,” ujarnya.
Baca juga: Menteri Muda Komunikasi Sosial Timor Leste Lawatan ke Belu
Bupati Willy mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat tahun ini, yang disebutnya sebagai salah satu yang paling ramai dalam sejarah Kabupaten Belu.
Ia mengajak semua pihak untuk terus mendukung rangkaian kegiatan hingga puncak peringatan 17 Agustus, yang akan dilanjutkan dengan berbagai acara sampai akhir bulan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pimpinan Forkopimda dan Forkopimda Plus, pimpinan OPD, camat, lurah, tokoh agama, masyarakat, dan tamu undangan lainnya. (gus)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Menapak Jejak Leluhur, Museum Keliling Hidupkan Budaya di Perbatasan RI-RDTL |
![]() |
---|
Pedagang Pasar Baru Atambua Tolak Kenaikan Tarif Ruko Rp 125 Ribu per Meter Persegi |
![]() |
---|
Merantau ke Belu, Pria Asal Jawa Timur Ditemukan Meninggal di Kamar Kos |
![]() |
---|
RRI Atambua Gelar Kita Indonesia untuk Merajut Keberagaman di Perbatasan RI-RDTL |
![]() |
---|
Diduga Cemburu, Seorang Suami di Belu Tega Membunuh Istrinya Hingga Tewas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.