NTT Terkini
Pelepasan KKN Tematik GENTASKIN LLDIKTI Wilayah XV Untuk Tiga Kabupaten di Provinsi NTT
Total peserta mahasiswa KKN yakni 367 orang yang terdiri dari 20 kampus yang berada di Provinsi NTT baik kampus negeri dan kampus swasta.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Selfiani Baki Wukak
POS-KUPANG.COM,KUPANG - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gerakan Nasional Tuntas Stunting (GENTASKIN) pada Senin (4/8/2025).
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian persiapan program KKN Tematik yang telah diawali dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) pembekalan pada 28–29 Juli 2025 di Aula St. Paulus, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.
Pada saat pelepasan, Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah XV, Agustinus MBP Fahik, S.IP., MA, menyampaikan bahwa KKN Tematik GENTASKIN adalah program inovatif yang mengintegrasikan dunia pendidikan tinggi dengan kebijakan dan program pemerintah provinsi serta kabupaten/kota.
“Program GENTASKIN ini adalah inovasi. Mungkin sesuatu yang lama, tapi kita coba hadirkan dalam bentuk yang baru. Kita mencoba mengintegrasikan KKN Tematik di dunia pendidikan dengan program yang ada di pemerintah provinsi dan kabupaten,” ujar Agustinus dalam arahannya.
Baca juga: LLDIKTI Harapkan Lulusan STIM Kupang Berkontribusi Tingkatkan Perekonomian NTT
Ia menambahkan bahwa program ini dirancang sebagai kolaborasi jangka panjang yang akan berlangsung selama lima tahun ke depan, dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Lingkup LLDikti Wilayah XV secara bergilir diterjunkan ke desa yang sama.
“Dengan tagline Dikti Saintek Berdampak, kita ingin melihat dalam lima tahun ke depan apakah ada perubahan nyata. Mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi akan bergantian hadir di desa yang sama, dan kita akan ukur dampaknya terhadap angka stunting. Mungkin tidak signifikan di awal, tetapi pasti perlahan akan turun,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan perguruan tinggi serta mahasiswa yang terlibat, sembari menekankan pentingnya keseriusan dan tanggung jawab selama berada di lokasi KKN.
“Kami berterima kasih atas dukungan pimpinan perguruan tinggi dan adik-adik mahasiswa. Akan ada banyak tantangan yang kalian hadapi, tetapi gunakan itu sebagai peluang untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat desa. KKN ini bukan hanya kegiatan rutin, tapi sebuah misi untuk membawa perubahan,” tutupnya.
Setelah pelepasan di tingkat wilayah, mahasiswa akan diberangkatkan menuju tiga kabupaten prioritas lokasi KKN, yaitu Timor Tengah Selatan (TTS), Manggarai Timur, dan Sumba Barat Daya. Pelepasan lanjutan di masing-masing kabupaten akan dilaksanakan dengan melibatkan pemerintah daerah dan perguruan tinggi.
Program ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dunia pendidikan tinggi dalam mendukung target penurunan stunting di NTT, serta membentuk generasi muda yang terlibat aktif dalam pembangunan masyarakat secara berkelanjutan.
Total peserta mahasiswa KKN yakni 367 orang yang terdiri dari 20 kampus yang berada di Provinsi NTT baik kampus negeri dan kampus swasta. (ria)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.