Timor Tengah Selatan Terkini
Komitmen Kepala Desa Kuatae dan BUMDes untuk Koperasi Desa Merah Putih
Kepala Desa Kuatae, Parco P. Salem, menyebutkan Koperasi Desa Merah Putih Kuatae dan BUMDes akan berkobalorasi.
Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE - Kepala Desa Kuatae, Parco P Salem, menyebutkan Koperasi Desa Merah Putih Kuatae dan BUMDes akan berkobalorasi.
Sebelumnya Parco P Salem menyampaikan bahwa kehadiran koperasi desa merah putih Kuatae sangat bermanfaat bagi masyarakat di desa tersebut.
"Tentunya pada kesempatan yang baik ini, kami ingin menyampaikan bahwa kehadiran koperasi merah putih di Desa Kuatae itu sangat bermanfaat, " ungkap Parco P Salem.
Baca juga: Deford Nasareno Lakapu Ingatkan Kesiapan Sistemik Daerah untuk Koperasi Merah Putih
Selaku pengawas, Parco P Salem mengatakan Koperasi Desa Merah Putih Kuatae telah selesai dalam proses pembentukan, badan hukum dan pengurusan NPWP/NIB.
Hal yang menjadi dasar pertimbangan kolaborasi ini, Parco mengatakan bahwa BUMDes dan Koperasi ini berjalan bersamaan dan tugas pokok yang sama.
"Sebenarnya kendalanya itu, BUMDes dan Koperasi Merah putih itu berjalan sekalian dalam tugas pokok yang hampir sama. Sehingga kami akan terus berjalan bersama baik itu BUMDes maupun koperasi Merah Putih," tegas Parco P Salem.
Parco P Salem berharap kehadiran koperasi boleh dirasakan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kuatae.
"Harapan besar kami dengan kehadiran koperasi Merah putih ini dapat membantu seluruh masyarakat Kuatae dengan semua bidang usaha yang telah disepakati dalam musyawarah desa, " ujar Parco P Salem.
Adapun Bidang usaha yang dikembangkan di Koperasi Desa Merah Putih Kuatae ini hampir sama dengan koperasi lain yaitu gerai sembako, klinik, dan apotik.
Baca juga: 35 Peserta Koperasi Merah Putih Kabupaten Kupang Ikut Pelatihan Rantai Pasok Peternakan Sapi Potong
"Kita di desa ini susah menjangkau faskes dengan cepat, karena harus ke kota. Maka kita sepakati klinik satu, apotik juga satu, " jelas Parco P Salem.
Meskipun begitu Parco P Salem mengatakan harus memikirkan cara secara bersama untuk optimalisasi apotik dan pustu.
"Kendala berikutnya yaitu apotik dan putsu ini hampir bersamaan, namun kita tentu kita akan memikirkan cara yang baik untuk bisa optimalkan keduanya," ungkap Parco P Salem.
Kuatae yang dikenal dengan desa dengan hasil unggulan berapa hortikultura ini tetap menggenjot bidang tersebut untuk fokus dalam koperasi ini.
"Kita lebih fokus pada hasil bumi yaitu tanaman hortikultura yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Karena dalam kerjasama antara koperasi Merah putih dan BUMDes untuk lebih fokus pada hortikultura, perikanan dan peternakan, " jelas Parco P Salem. (any)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Ferdy Tanoni Bersyukur dapat Mobil di Panen Hadiah Simpedes BRI Cabang Soe |
![]() |
---|
Kepala Dinas Kesehatan TTS: Malaria Masih jadi Pergumulan Panjang di Kabupaten Timor Tengah Selatan |
![]() |
---|
Sejumlah Narapidana di Rutan SoE dapat Remisi dan Pengurangan Masa Pidana di Hari Kemerdekaan RI |
![]() |
---|
Christian Mboeik Tantang Pengurus Baru PSSI TTS Unjuk Prestasi |
![]() |
---|
Arsianus Nenobahan Resmi jadi Ketua PSSI TTS, Siap Gumuli Tiga Agenda Besar Untuk Sepak Bola TTS |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.