Minggu, 3 Mei 2026

Liputan Khusus

LIPSUS: Polri Harus Makin Dicintai Masyarakat HUT ke-79 BHayangkara

Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Lapangan Polda NTT, Selasa (1/7).

Tayang: | Diperbarui:
POS-KUPANG.COM/MARIO TETI
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk foto bersama Kapolres Rote Ndao dan jajaran serta Forkopimda usai upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-79. Senin, (1/7/2025). 

Kombes Pol Patar Silalahi, S.I.K. (Dirreskrimum Polda NTT), yang berhasil mengungkap dan menyelesaikan 8 perkara tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dalam kurun waktu 1 Januari hingga 1 Juni 2025.

Kombes Pol Aldinan R.J.H Manurung, S.H., S.I.K., M.Si. (Kapolresta Kupang Kota), yang sukses menyelesaikan kasus tunggakan penangkaran tahun 2014 secara cepat dan tuntas hingga mendapat status P21 sebagai pengakuan hukum.

Ipda Charles Ricky Patty, S.Sos. (Ps Kapolsek Rote Tengah), yang menunjukkan loyalitas tinggi dengan berdinas berturut-turut selama lebih dari 3 tahun di wilayah perbatasan dan pulau kecil terluar tanpa cacat hukum.

Aiptu Yuniansen Imelda Mella (Bamin Urmin Yanma), yang selain berdinas, juga dikenal sebagai penyintas kanker serviks yang menjadi motivator bagi para pejuang kanker.

Yuniansen Imelda Mella aktif memberikan dukungan melalui media sosial, bantuan nyata, hingga pemberian payudara palsu bagi penderita kanker.

Baca juga: LIPSUS: Sidang Perdana Digelar Hari Ini Istri Anak Jenguk Fajar Tiga Kali Seminggu

Berikutnya, Yeheskial Hajo (Ps Wakapolsek Kualin, Polres TTS), yang dinilai berhasil menjadi pionir peningkatan ekonomi pangan melalui budidaya tanaman di lahan 4 hektar, pembentukan kelompok belajar, dan kelompok tenun ikat dengan memanfaatkan fasilitas miliknya sendiri.

Penghargaan juga diberikan Kapolres Flores Timur, AKBP Adhitya Octorio Putra kepada sejumlah personel yang berhasil mengungkap kasus narkoba dan pencurian motor (curanmor). Selain penghargaan dari kapolres, personelnya juga diberi penghargaan dari Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko. 

SYUKURAN - Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk bersama unsur Forkopimda saat potong tumpeng dalam syukuran HUT Bhayangkara ke-79. Senin, (1/7/2025).
SYUKURAN - Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk bersama unsur Forkopimda saat potong tumpeng dalam syukuran HUT Bhayangkara ke-79. Senin, (1/7/2025). (POS-KUPANG.COM/MARIO TETI)

Apresiasi sang jenderal bintang dua itu sehubungan dengan kerja sigap aparat selama menangani bencana Gunung Lewotobi Laki-laki

Adhitya dan jajaran berkomitmen melakukan tindakan tegas terhadap pelaku tindak pidana, terutama narkoba yang kian merangsek masuk ke daerah paling timur Pulau Flores itu.

"Kami juga akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat," tambahnya.

Baca juga: Pimpin Upacara Bendera HUT ke- 79 Bhayangkara, Kapolres TTU Sampaikan Permohonan Maaf 

Adapun personil yang menerima penghargaan, yakni Ipda Maksimus Banase (Kasat Narkoba), Aiptu Satriawan (KBO Satnarkoba), Aipda Maxsius M. Dolwala (Kanit I Satnarkoba), Iptu Imanuel Haba (Kanit 2 Satnarkoba), Aipda Bibiana Oda Maran, Aipda Benyamin Regi Lein, Brigpol Ramadhan Makrudin, Bripka Alfred Christian, Briptu Fransiskus Rebong, Bripda Ramli Bapa Gelak, dan Bripda Fajar Abdullah dalam kasus narkoba.

Untuk kasus curanmor, personil yang menerima penghargaan, yakni Iptu Edi Purnomo Wijayanto (Kasat Reskrim), Aipda David Prabowo (Banit Satreskrim/Buser), Bripka Bambang Hasbullah (Banit Satreskrim/Buser), Brigpol Yosep Yunedi (Banit Satreskrim/Buser), Brigpol Philan Arieflin Nenobais (Banit Satreskrim/Buser), Briptu Sampar Daeng Marutu (Banit Satreskrim/Buser). (rey/cbl)

Dekat dengan Masyarakat 

GUBERNUR NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan harapan besar terhadap institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), khususnya Polda NTT, agar terus meningkatkan peran, pengabdian, dan profesionalisme dalam melayani masyarakat.

Mengusung tema nasional "Polri Untuk Masyarakat", Melki menyebut tema tersebut sangat relevan dengan situasi saat ini, di mana kehadiran Polri dituntut semakin adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman, khususnya di era digital.

"Di tengah gempuran media digital, slogan ini menjadi penting untuk membuktikan bahwa Polri senantiasa hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan utama bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di NTT," ujar Melki.

GUBERNUR - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena mengungkapkan tentang rancangan peraturan gubernur (Pergub) tentang pajak kendaraan.
GUBERNUR - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena mengungkapkan tentang rancangan peraturan gubernur (Pergub) tentang pajak kendaraan. (POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI)

Ia menekankan bahwa selama 79 tahun berdiri, Polri telah melalui berbagai dinamika dan tantangan, namun tujuan dasarnya tak pernah berubah, menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, stabilitas, serta menegakkan hukum secara adil dan merata.

"Kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah jaminan rasa aman dan stabilitas. Tapi lebih dari itu, makna 'Polri untuk Masyarakat' melampaui sekadar penegakan hukum," tegasnya.

Menurut Melki, Polri juga memiliki peran sosial yang mendalam dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.  

Salah satu contoh nyata dari sinergi tersebut adalah pelaksanaan Kupang Exotic Festival, yang merupakan hasil kolaborasi antara Polda NTT, Pemerintah Provinsi NTT dan Bank Indonesia.

Baca juga: LIPSUS: Tersangka Fani Pemasok Anak untuk Eks Kapolres Ngada Menangis Dihadapan Jaksa 

Di era digital saat ini, lanjut Melki, tuntutan masyarakat terhadap Polri semakin tinggi. Transparansi, akuntabilitas dan profesionalitas menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik.

"Polri harus terus berbenah, beradaptasi dengan perkembangan zaman dan informasi, serta terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu menjawab tantangan zaman," katanya.

Melki juga mengajak seluruh komponen bangsa, baik Polri, TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat di tingkat paling bawah untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di NTT.

Bupati Sabu Raijua, Krisman B Riwu Kore mengharapkan agar Polri khususnya Polres Sabu Raijua terus menjadi garda terdepan dalam mengayomi masyarakat.

Saat syukuran HUT ke-79 Bhayangkara di Polres Sabu Raijua, Krisman berharap Polri khususnya yang ada di Polres Sabu Raijua senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban serta mengayomi masyarakat dengan semangat pengabdian yang tulus dan profesional.

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk menyampaikan apresiasi terhadap peran Polri, khususnya jajaran Polres Rote Ndao, dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa tema Hari Bhayangkara tahun ini, "Polri untuk Masyarakat", mencerminkan komitmen kuat Polri sebagai bukan hanya penegak hukum, tetapi juga pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

"Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, Polri dituntut untuk tampil lebih humanis, profesional dan responsif terhadap kebutuhan serta aspirasi rakyat," ujar Paulus Henuk. (rey/mey/rio)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved