TTU Terkini

Kadis Perhubungan TTU Pastikan Pengalihan Jalur di Pasar Baru Kefamenanu Hanya Simulasi 

Mereka melakukan rekayasa lalulintas keluar masuk Pasar Baru Kefamenanu untuk mencari tahu jalur lalu lintas yang cocok untuk diterapkan di pasar ters

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON 
AKSI PROTES - Pose seorang pedagang Pasar Baru Kefamenanu bernama Nita saat menyampaikan aksi protes terhadap pegawai Dinas Perhubungan, Rabu, 2 Juli 2025 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Agusto Solokana menjelaskan, pengalihan pintu keluar masuk Pasar Baru Kefamenanu yang dilaksanakan pada, Rabu, 2 Juli 2025 hanyalah simulasi atau rekayasa. 

Menurutnya, mereka melakukan rekayasa lalulintas keluar masuk Pasar Baru Kefamenanu untuk mencari tahu jalur lalu lintas yang cocok untuk diterapkan di pasar tersebut.

"Karena sekarang pasar sudah rapi, jadi arus lalulintas keluar masuk pasar harus kita buat bagus. Jadi sebenarnya kita membuat simulasi arus keluar masuk," ungkapnya.

Ia menyebut pada saat melakukan simulasi tersebut mereka mendapat protes dari masyarakat khususnya pedagang ini. Aksi protes yang dilakukan masyarakat ini sempat membingungkan mereka. 

Tantangan atau aksi protes dari masyarakat ini, ucap Agusto, merupakan sesuatu yang wajar. Pasalnya, masyarakat masih awam ihwal proses simulasi tersebut. Tujuan mendasar dilaksanakan simulasi ini semata-mata agar arus lalulintas pengunjung maupun pedagang Pasar Baru Kefamenanu lancar.

Selain itu, ujarnya, hal ini juga bertujuan agar semua arus keluar masuk kendaraan di Pasar Baru Kefamenanu tidak boleh meninggalkan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, tugas Dinas Perhubungan yakni mengatur arus lalulintas lancar serta aman dan demi mencegah terjadinya kecelakaan lalulintas.

Ia menegaskan bahwa kehadiran mereka pada kesempatan itu hanya untuk menjalankan tugas pokok dari Dinas Perhubungan. Petugas telah menjalankan tugas dengan baik.

Namun, lanjutnya, yang menjadi persoalan dalam proses simulasi arus keluar masuk kendaraan di pasar adalah pemahaman penjual atau pedagang Pasar Baru Kefamenanu. Pedagang berpikir, Dishub berlakukan satu jalur yakni satu pintu keluar dan satu pintu masuk.

"Itu pemahaman untuk orang awam. Tapi kalau orang teknis, dia coba-coba lihat dulu, kalau yang kita pake arus lalulintas seperti ini bagaimana, dan kalau kita pakai yang begini bagaimana. Nah itu yang berbeda," ujarnya. 

Sebelumnya diberitakan, sejumlah pedagang di Pasar Baru Kefamenanu menggelar aksi protes ihwal pengalihan pintu keluar masuk ke lokasi Pasar Baru Kefamenanu oleh Dinas Perhubungan Kabupaten TTU, Rabu, 2 Juli 2025. Aksi protes ini sempat menimbulkan kemacetan di ruas jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU, NTT.

Aksi protes ini sempat menimbulkan kehebohan. Pasalnya, para pedagang membawa serta sebatang kayu berniat menutup ruas jalan tersebut.

Saat diwawancarai, seorang pedagang bernama Nita mengatakan, aksi protes tersebut dilayangkan sebagai ekspresi ketidakpuasan pedagang di Pasar Baru Kefamenanu buntut pengalihan pintu masuk di pasar tersebut. Menurutnya, pengalihan pintu masuk tersebut baru pertama kali terjadi pada hari ini. Sebelumnya, pintu masuk dibuka di dua titik. Dimana satu titik berada di Cabang Kantor Lurah Benpasi dan pintu lainnya menuju ke dalam Pasar Baru.

"Selama ini dari bupati turun ke bupati pintu Pasar Baru satu saja. Tapi sekarang datang, pintu ini (pintu yang berada tepat di gapura masuk gerbang depan) menjadi pintu keluar," ujarnya.

Namun, pada kesempatan itu, cabang Kantor Lurah Benpasi dijadikan sebagai pintu masuk pasar. Oleh karena itu, para pedagang memprotes keras hal ini.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved