Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Rabu 2 Juli 2025, "Allah Dalam Yesus Menguasai Kuasa Kejahatan"

Tetap teguh dan kuat karena Tuhan takkan membiarkan umat-Nya terbelenggu dalam kuasa-kuasa kegelapan mana pun

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Pater Fransiskus Funan Banusu SVD 

Renungan Harian Katolik
Oleh: Pater Fransiskus Funan Banusu SVD
Rabu 2 Juli 2025
ALLAH DALAM YESUS MENGUASAI KUASA KEJAHATAN
(Kej 21:5.8-20; Mzm 34:7-8.10-11.12-13; Mat 8:28-34)

"Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah?" (Mat 8:29a). Setan-setan saja mengenal Yesus sebagai Anak Allah. Apa lagi orang beriman. Karena itu orang beriman memilik keyakinan yang pasti bahwa hidupnya senantiasa berada dalam lindungan berkat Allah dan kasih karunia-Nya. Maka manusia yang beriman tidak perlu terlalu panik ketika mengalami ujian apa pun dalam hidupnya.

Tetap teguh dan kuat karena Tuhan takkan membiarkan umat-Nya terbelenggu dalam kuasa-kuasa kegelapan mana pun. Dua orang kerasukan setan yang berbahaya disembuhkan oleh Yesua di daerah orang Gadara. Ketika melihat Yesus mereka kenal dan berteriak.

Setan-setan itu berkata kepada Yesus, "Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu." Yesus setuju dan berkata kepada mereka, "Pergilah." (Mat 8:31-32). Seperti Allah yang menciptakan manusia karena kasih-Nya yang besar, demikian juga Yesus Anak Allah sangat menyayangi manusia. Misi utama Yesus sesuai kehendak Allah ialah membebaskan dan memutuskan pelbagai ikatan dengan kuasa iblis yang membelenggu manusia.

Melalui peristiwa penyembuhan dua orang yang terbelenggu berat dengan kuasa setan, Yesus mau mengajarkan kepada kita untuk tetap percaya pada kuasa Allah yang menguasai segala sesuatu. Kuasa Allah itu kini tampak dalam diri Yesus Putra kekasih-Nya. Kita percaya dan mengandalkan Yesus. Sebaliknya penolakkan yang dialami Yesus dalam misi keselamatan di daerah orang Gadara mau mengingatkan kita bahwa karya keselamatan Allah tetap terbuka bagi manusia entah menerima atau pun menolak.

Secara spiritual kita juga harus kritis bahwa tidak semua perbuatan baik kita sebagai murid-murid Tuhan mendapat sambutan hangat dari sesama. Kita tetap semangat ikut Yesus untuk berbuat baik dan mengandalkan kuasa Allah dalam Diri Yesus Kristus agar hidup kita tertebus dan dijauhkan dari kuasa-kuasa iblis yang membelenggu hingga membinasakan kita. Ismael dan ibunya Hagar mengalami kesulitan yang cukup mencekam karena diusir.

Ia anak dari Abraham. Abraham seorang beriman. Maka dalam kondisi ketiadaan harapan, Allah dengan kasih-Nya yang tak terbatas tetap menjaga dan menuntun umat-Nya sehingga mereka selamat. Karena Abraham, Allah akan tetap mengingat dan menyertai siapa pun yang memiliki relasi dengannya. Ketika kesulitan besar terjadi atas diri Ismael dan Hagar di Padang Gurun, Allah melalui malaikat-Nya bertindak.

Anak Abraham Ismael menangis karena kehausan dan Allah mendengarnya. Malaikat Allah berseru dari langit kepada Hagar, "Bangunlah, angkatlah anakmu itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan menjadikan dia bangsa yang besar." (Kej 21:18).

Pemazmur pun bersaru, "Orang yang tertindas ini berseru, dan Tuhan mendengarkan; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya. Malaikat Tuhan berkemah di sekeliling orang-orang yang takwa, lalu meluputkan mereka." (Mzm 34:7-8). Belajar percaya dan takut akan Tuhan supaya hidup kita tidak berkekurangan. Allah menyediakan segala sesuatu bagi sukacita dan kegembiraan hidup manusia.

Maju dalam usaha berbuat baik untuk menolong siapa saja yang membutuhkannya, Tuhan pasti membalas sebab Ia murah hati. Yesus Anak Allah melakukan perbuatan-perbuatan besar yang mengagumkan demi keselamatan kita.

Yesus membuat perubahan besar dalam hidup beriman kita. Ia mengusir setan yang menggoda manusia untuk mengandalkan dia dalam hidupnya dan melupakan Allah. 

Karena ulah setan hadir pelbagai bencana yang mengancam harmoni relasi manusia dengan sesamanya, dan alam lingkungan di mana ia berada dan hidup. Mari kita semakin beriman kepada Tuhan dan hanya mengandalkan Dia yang menguasai segala sesuatu.

Selamat beraktivitas hari ini. Tuhan berkatimu semua. (RP. FF. Arso Kota, Rabu / Pekan Biasa XIII/C, 020725)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved