Aneh Tapi Nyata

Yaditi Kava Heran Hanya Parkir Dua Jam Tapi Bayar Rp 101 Juta 

Ketika hendak keluar dari Kawasan mall, area dengan mesin pembayaran parkir ditutup, sehingga dia memutuskan untuk membayar di pintu keluar. 

|
Editor: Dion DB Putra
SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI 

POS-KUPANG.COM, SLOUGH -  Yaditi Kava (39) terheran-heran. Dia hanya parkir selama dua jam di mall tetapi harus bayar Rp 101 juta.

Peristiwa yang menimpa wanita Inggris itu terjadi pada 16 Mei 2025 lalu. Yaditi Kava membayar tarif parkir 4.586 poundsterling atau setara Rp 101 juta.

 Yaditi Kava (39) menceritakan, pada 16 Mei 2025, dia mengajak kedua putrinya berbelanja di Pusat Perbelanjaan Queensmere Observatory di Kota Slough, Inggris.

Setelah berbelanja mereka lanjut makan malam. Seusai makan malam, dia menuju ke tempat parkir  mobilnya dan pulang.  

Ketika hendak keluar dari Kawasan mall, area dengan mesin pembayaran parkir ditutup, sehingga dia memutuskan untuk membayar di pintu keluar. 

"Saya menempelkan kartu saya, lalu muncul pesan yang mengatakan bahwa saya perlu memasukkan PIN saya," kata Kava. 

Dia mengetikkan nomor PIN-nya di mesin palang pintu keluar tanpa menyadari jumlah tarif parkiranya. 

"Saya sedang terburu-buru, anak-anak perempuan saya mulai lelah, dan saya tidak melihat angka pada mesin kartu kecil. Layar besar menunjukkan angka 4,5, jadi saya pikir itu 4,50 poundsterling," ujar Kava. 

Palang pintu lantas terangkat, dan dia langsung menerima pesan pemberitahuan dari banknya. 

"Saya terkejut, saya melihat tarif parkir bukan 4,50 poundsterling (Rp 100.000), tetapi 4.586 poundsterling," kenangnya. 

Kava pun harus menunggu hingga hari Senin untuk berbicara dengan manajer. Ketika berkesempatan untuk komplain, manajer menjawab bahwa mesin parkir sedang rusak. 

"Dia membuat tanda terima pada tanggal 19 Mei dan meyakinkan saya bahwa saya akan melihat uang itu di rekening saya dalam waktu 2-3 hari kerja," papar Kava. 

Tetapi tiga minggu kemudian, Kava belum menerima uang pengembalian di rekeningnya. "Saya sedang menjalani proses perceraian saat ini dan telah menyimpan uang itu untuk membayar biaya hukum," katanya. 

Merasa kasusnya tersebut tidak ke mana-mana, Kava melaporkannya ke program hak konsumen acara JVS dari BBC TV, yang dipandu oleh Jonathan Vernon-Smith. 

"Itu adalah anugerah. Satu panggilan dari Jonathan, dan keesokan harinya uangnya sudah ada di bank saya," papar Kava. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved