TTU Terkini
Ketua Fraksi Gerindra DPRD TTU Apresiasi Kebijakan Presiden Soal Pencabutan IUP Nikel di Raja Ampat
Kristo menyebut, selain menjadi simbol keberagaman hayati yang harus dirawat dan dilestarikan, kawasan Raja Ampat juga merupakan aset ekologis
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kristoforus Haki menyampaikan apresiasi dan dukungan setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto pasca menyatakan sikap tegas mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) di kawasan konservasi Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya.
Langkah dan sikap tegas orang nomor satu Republik Indonesia ini merepresentasikan kepemimpinan yang selalu berpihak pada masa depan generasi bangsa dan lingkungan.
Menurutnya, sikap tegaskan Prabowo Subianto adalah langkah strategis dan progresif. Komitmen melestarikan pemimpin bangsa dalam mengedepankan pelestarian alam dan keberlanjutan pembangunan termanifestasi dari keputusan ini
“Raja Ampat adalah salah satu titik penting ekowisata dunia. Menutup izin tambang di kawasan itu berarti melindungi warisan alam, melestarikan kehidupan laut, dan memberikan peluang ekonomi jangka panjang lewat pariwisata berkelanjutan,” kata dia.
Kristo menyebut, selain menjadi simbol keberagaman hayati yang harus dirawat dan dilestarikan, kawasan Raja Ampat juga merupakan aset ekologis yang tak tertandingi.
Ia menilai, jajaran pemerintah daerah dan kementerian yang berkaitan dengan tambang ini harus mengeksekusi kebijakan Presiden dengan baik. Tidak hanya itu, hak-hak masyarakat adat dan warga setempat mesti menjadi perhatian.
Baca juga: Jembatan Putus di Desa Satab, BPBD Kabupaten TTU Pastikan Sudah Tinjau Lokasi
Langkah ini harus diikuti dengan pendekatan yang partisipatif dan adil. Masyarakat di Raja Ampat juga mesti dilibatkan dalam proses pemulihan dan pengembangan kawasan.
“Agar mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga penerima manfaat utama,” ujarnya.
Lebih lanjut Kristo menuturkan, Raja Ampat dikenal sebagai salah satu kawasan dengan kekayaan biodiversitas laut tertinggi di dunia. Hal menjadikannya prioritas global dalam konservasi dan pariwisata alam
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dengan tegas mencabut IUP 4 perusahaan tambang yang beroperasi di kawasan konservasi Raja Ampat. Pasalnya, tidak sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan dan perlindungan lingkungan hidup. (bbr)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Dosen dan Mahasiswa Unimor Beri Pelatihan ke Kelompok Minyak Atsiri Kayu Putih di Desa Humusu TTU |
![]() |
---|
Gelar POR Tahun 2025, Kejari TTU Bangkitkan Semangat Persaudaraan dan Soliditas Tim |
![]() |
---|
Kepala BNPB RI Resmikan Sumur Bor di Desa Kiuola Timor Tengah Utara NTT |
![]() |
---|
Bupati TTU Gelar Kunjungan ke Negara Timor Leste |
![]() |
---|
Polres TTU Selidiki Kasus Penembangan Warga Inbate oleh UPF Timor Leste |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.