TTS Terkini
Aris Nenobahan Salurkan Bantuan Kemanusiaan pada Korban Longsor di Desa Mela TTS
Ia menyebutkan perlu adanya dukungan secara moral kepada masyarakat agar mereka tidak merasa sendirian menghadapi musibah ini.
Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE - Wakil Ketua DPRD Timor Tengah Selatan (TTS), Arsianus J. Nenobanan, A.md., memberikan perhatian dan bantuan kemanusiaan kepala masyarakat terdampak longsor di Desa Mela, Kecamatan Noebana, Kabupaten TTS.
Bantuan berupa bahan makanan ini ia berikan pada Selasa (13/5/2025), kepada masyarakat terdampak. Ia menyebutkan perlu adanya dukungan secara moral kepada masyarakat agar mereka tidak merasa sendirian menghadapi musibah ini.
"Kami menyadari banyak titik bencana yang terjadi di TTS saat ini. Sehingga bantuan yang kami berikan, hanya sekedar untuk mendukung secara moral terhadap saudara-saudara yang terdampak," jelas Aris.
Wakil ketua DPRD dari Fraksi Gerindra ini, juga menyadari keterbatasan pemerintah pasalnya terdapat kurang lebih 20an titik lokasi bencana. Namun ia berterima kasih karena tetap berupaya keras mengatasi masalah ini.
"Kami menyadari keterbatasan pemerintah karena jumlah titik longsor yang meningkat. Oleh karena itu, kami berterima kasih, karena dengan segala keterbatasan namun pemerintah tetap berusaha keras untuk membantu masyarakat yang terdampak," jelasnya.
Ia pun mengajak masyarakat mendukung upaya pemerintah untuk mengatasi persoalan terkait longsor yang terjadi di kabupaten TTS. Bahwasannya bencana di TTS menjadi perhatian kita bersama.
Bencana longsor di RT 07 dan 08, RW 004, Dusun 1 Desa Mela, Kecamatan Noebana terjadi pada (8/5/2025) lalu. Sebanyak 13 kepala keluarga terdampak longsor ini dan mengungsi sementara dirumah keluarga.
Akses jalan menuju kecamatan ini putus total dan tidak bisa dilalui kendaraan bermotor. Warga Desa Mela dan Suni Kesulitan menuju puskesmas dan sekolah.
Baca juga: Gerak Cepat, Bupati TTS Tinjau Longsor di Ajaopenu, Mollo Utara dan Desa Tobu
"Warga Desa Mela dan Suni yang mengalami sakit dan ibu melahirkan tidak bisa menuju ke Puskesmas dan juga anak SMA yang bersekolah di Desa Noebana harus berjalan sejauh lima kilometer," jelas Arsianus Nenobanan yang juga akrab disapa Aris Nenobanan ini.
Berdasarkan informasi ini, Ibu hamil dan warga yang sakit diarahkan ke Puskesmas Boking yang jaraknya cukup jauh dari Desa Mela.
Kondisi jalan sepanjang 700 meter rusak dan sulit diperbaiki karena mengalami patahan yang perlu penanganan serius.
Selain itu Pemerintah Desa Mela dan masyarakat juga terus bergotong royong mengumpulkan material bangunan untuk dimanfaatkan untuk rumah darurat. (any)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Beberapa Galur F8 Kacang Hijau Hitam Undana Tembus 2 Ton per Hektar di Dataran Menengah TTS |
![]() |
---|
Polwan di TTS Bakti Religi ke Rumah Ibadah Jelang HUT ke-77 Polwan |
![]() |
---|
Menjelang HUT ke-103 Kota SoE, Pemda dan ASN Lingkup TTS Gelar Napak Tilas Sejarah Kota SoE |
![]() |
---|
Pemkab TTS Siap Gelar Festival Musim Dingin 2025 |
![]() |
---|
Karnaval Pembangunan TTS, Bendera Merah Putih Sepanjang 103 Meter Dibentangkan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.