Paskah 2025
Jumat Agung, Umat Lintas Agama di Kota Ruteng Berkabung, Tablo Jalan Salib Terpusat di Natas Labar
untuk perayaan Jumat Agung, seluruh umat Katolik di tujuh paroki dalam Kota Ruteng, Kecamatan Langke Rembong berkabung dengan tidak melakukan aktifita
Penulis: Robert Ropo | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, BORONG - Seluruh umat lintas agama di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai berkabung atas perayaan hari Jumat Agung yang dirayakan umat Katolik sebagai hari wafatnya Tuhan Yesus Kristus.
Wakil Ketua Panitia Umum Perayaan Jumat Agung, Aven Mbejak, menyampaikan itu kepada POS-KUPANG.COM, Jumat 18 April 2025.
Aven menerangkan, untuk perayaan Jumat Agung, seluruh umat Katolik di tujuh paroki dalam Kota Ruteng, Kecamatan Langke Rembong berkabung dengan tidak melakukan aktifitas untuk hal-hal yang tidak begitu penting.
Hari Jumat Agung merupakan nuansa hening karena moment Tuhan Yesus Kristus wafat. Untuk Jumat Hening mulai dari pukul 06.00 Wita sampai pukul 18.00 Wita. hal ini sesuai dengan aturan yang sudah dijalankan selama 3 tahun terakhir di paroki-paroki.
Terkait hal ini juga pihaknya selaku panitia sebelumnya telah memberikan himbuan baik secara langsung, media sosial maupun melalui baliho, panflet, spanduk yang terpasang di sejumlah titik umum di wilayah Kota Ruteng, agar umat tidak boleh melakukan aktivitas saat perayaan Jumat Agung, yang diperbolehkan hanya keperluan yang bersifat emergency seperti kesehatan dan lainnya.
"Memang kondisi rilnya masih ada umat yang melakukan aktivitas, tetapi sangat baik hari ini Kota Ruteng nuansa heningnya sangat nampak," ujar Aven.
Aven juga mengatakan, bukan hanya umat Katolik yang berkabung di hari Jumat Agung kali ini, tetapi juga umat dari agama lainya turut berkabung sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Katolik yang merayakannya. Sebagai bentuk toleransi bagi umat lintas agama di Kota Ruteng khususnya dan Kabupaten Manggarai pada umumnya.
Sebelumnya pihaknya juga telah melakukan koordinasi baik dengan umat lintas agama melalui forum komunikasi umat beragama. Terkait dengan hal ini umat Islam melalui MUI juga sebelumnya telah mengeluarkan fatwah kepada seluruh umatNya untuk tidak melakukan aktivitas demi mendukung kegiatan Jumat Hening.
"Jadi kita berterima kasih kepada saudara kita umat beragama lain juga turut mendukung kegiatan Jumat Hening ini. Hal ini juga salah satunya terbukti bahwa saat pelaksanaan tablo jalan Salib di Natas Labar tadi juga umat Muslim mengutus remaja mesjid dan banser NU juga turut menjaga proses jalannya tablo itu," ujar Aven.
Aven juga menerangkan, untuk perayaan tablo jalan Salib bagi umat tujuh paroki di Kota Ruteng, Keuskupan Ruteng dilaksanakan secara terpusat di Natas Labar Ruteng (lapangan Motang Rua) depan kantor Bupati Manggarai di Kelurahan Pitak. Prosesi tablo jalan Salib ini digelar oleh panitia Paroki Karot. Sedangkan untuk ibadah sabda cium Salib akan dilaksanakan di paroki masing-masing.
Baca juga: Over Kapasitas, Ketua DPRD Manggarai Minta Pemerintah Pusat Revitalisasi Bangunan Rutan Ruteng
"Prosesi tablo jalan Salib di Natas Labar ini berlangsung aman, ribuan umat dari 7 paroki di Kota Ruteng ikuti dengan hening selama tablo berlangsung," ujarnya.
Adapun perayaan tablo jalan Salib Yesus Kristus ini dihadiri uskup Ruteng Mgr Siprianus Hormat berserta para imam, Bupati Manggarai Herybertus G L Nabit dan Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu.
Aven juga mengatakan, atas nama panitia umum Jumat Agung, menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota panitia khususnya Paroki Karot yang telah melaksanakan prosesi jalan salib dengan baik. Begitu juga kepada Remas, Banser NU, aparat TNI/Polri yang telah menjaga keamanan untuk keamanan perayaan tablo itu.(rob)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.