Idul Fitri 2025

Umat Muslim di Belu Laksanakan Salat Idulfitri 1446 H

Ustad H. Erwing Nade, Lc., MA, dalam khutbahnya menyampaikan pesan terhadap umat muslim tentang makna untuk menghormati

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
Umat Muslim di Kota Atambua, Kabupaten Belu melaksanakan Sholat Idul Fitri 1446 H di Lapangan Umum Atambua, Kabupaten Belu, wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste, Senin 31 Maret 2025 pagi. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Umat Muslim di Kota Atambua, Kabupaten Belu melaksanakan salat Idulfitri 1446 H di lapangan umum Atambua, Kabupaten Belu, wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste, Senin 31 Maret 2025 pagi. 

Salat Idulfitri yang berlangsung sejak pukul 06:30 Wita ini berlangsung aman dan khidmat yang dipimpin Ustad H Sholahuddin, Ustad H Erwing Nade selaku Khotib dan Ustad H Mulimin Sone selaku Bilal. 

Ustad H. Erwing Nade, Lc., MA, dalam khutbahnya menyampaikan pesan terhadap umat muslim tentang makna untuk menghormati dan saling bersilaturahmi dengan orang tua dan sesama. 

H. Erwing dalam kesempatan tersebut mengisahkan seorang anak muda yang dengan penuh kesabaran dan kasih sayang merawat ibunya yang mengalami gangguan mental sejak ia lahir.

Menurutnya, kisah tersebut mengajarkan nilai luhur tentang pengabdian kepada orang tua, yang bukan sekadar perintah dari manusia, tetapi merupakan perintah langsung dari Allah SWT. 

“Allah tahu bahwa saya adalah anaknya, dan saya wajib berbakti kepada ibu saya. Ini bukan perintah dokter, ulama atau ustaz, tetapi perintah Allah,” tutur Haji Erwing, mengutip jawaban anak muda tersebut saat Ia membawa Ibunya berobat ke dokter. 

Dalam khutbahnya, Haji Erwing juga mengingatkan umat Muslim agar tidak melupakan orang tua, meskipun telah mencapai kesuksesan di dunia. 

Ia menyoroti fenomena di mana banyak orang yang sibuk dengan ibadah dan pekerjaan, tetapi lupa memberikan perhatian kepada ayah dan ibu mereka. 

Baca juga: Dukung Swasembada Pangan, Pemprov NTT, Pemkab Belu dan BBWS NT II Komitmen Lanjutkan Food Estate

“Kita mungkin rajin Salat, berpuasa, dan bersedekah, tetapi jika kita lupa kepada orang tua, amal kita bisa saja tidak diterima oleh Allah,” ujarnya. 

Ia mengajak umat Muslim untuk selalu menjaga hubungan baik dengan orang tua, karena doa mereka memiliki kekuatan besar dalam kehidupan anak-anaknya. 

“Orang tua tidak butuh harta kita, pangkat kita, atau jabatan kita. Yang mereka butuhkan adalah kehadiran kita, perhatian kita dan kasih sayang kita,” tambahnya.

Ia berharap di Idulfitri 1446 H ini selalu membawa berkah dan selalu menjunjung tinggi nilai toleransi di wilayah Kabupaten Belu. (gus)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved