Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Selasa 1 April 2025, “Maukah engkau sembuh?”
Bacaan dari Yehezkiel dan Yohanes hari ini menggambarkan kekuatan penyembuhan dan peran iman dalam proses tersebut
Oleh : Bruder Pio Hayon SVD
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Bruder Pio Hayon SVD, Hari Selasa Prapaskah IV berjudul, “Maukah engkau sembuh?”.
Renungan Hari Selasa 1 April ini merujuk pada Bacaan I : Yeh. 47:1-9.12, Injil: Yoh. 5:1-3a.5-16
Berikut ini teks lengkap renungan yang ditulis Bruder Pio Hayon SVD hari ini.
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Salam damai sejahtera untuk kita semua. Ajakan untuk menjadi sembuh ketika kita sedang sakit adalah satu rahmat dan berkat yang luar biasa.
Maka semua orang akan sangat mau atau setuju jika ditawarkan kesembuhan ketika kita sedang mengalami sakit atau penyakit yang kita alami.
Karena sakit atau penyakit yang kita alami ini sudah sangat mengganggu keseharian hidup kita.
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Tema yang kita akan renungkan pada hari ini adalah "Maukah Engkau Sembuh?". Tema ini mau mengajak kita untuk merenungkan tentang keinginan dan tanggung jawab kita dalam menerima penyembuhan dari Tuhan.
Bacaan dari Yehezkiel dan Yohanes hari ini menggambarkan kekuatan penyembuhan dan peran iman dalam proses tersebut.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 1 April 2025, Hidup Harus Senantiasa Bersyukur
Melalui bacaan pertama dari Yehezkiel 47:1-9, kita melihat gambaran yang indah tentang sungai yang mengalir dari Bait Allah.
Sungai ini melambangkan kehidupan dan penyembuhan; di mana pun sungai itu mengalir, segala sesuatu yang hidup di sekitarnya menjadi segar dan diperbaharui. Ini adalah janji Tuhan tentang pemulihan dan kehidupan baru yang Dia tawarkan kepada umat-Nya.
Keberadaan sungai ini menunjukkan bahwa dari Allah mengalir kasih dan penyembuhan yang tak terhingga. Di dalam Injil Yohanes 5:1-3a, 5-16, kita diperkenalkan kepada seorang lelaki yang sudah lama sakit di kolam Bethesda.
Yesus datang menemuinya dan menanyakan, "Maukah engkau sembuh?" Pertanyaan ini bukan hanya tentang fisik, tetapi juga menggugah kesadaran lelaki itu tentang keinginan dan harapannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pio-Hayon-Bruder_05.jpg)