NTT Terkini
Apresiasi Pemuda Katolik NTT, Kepala Badan Kesbangpol Ajak Semua Ormas: Ayo Bangun NTT
SKT ini diperoleh setelah dokumen organisasi yang diserahkan Pemuda Katolik Komda NTT dinyatakan lengkap sesuai persyaratan yang diminta Kesbangpol.
Meski begitu, Regina juga mengingatkan agar sebagai Ormas, Pemuda Katolik juga bisa memberikan kritik kepada pemerintah apabila pemerintah berjalan di luar aturan.
"Dan tetap menjadi pengeritik pemerintah kalau berjalan tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. Tetapi kritik harus berbasis data, jangan hanya asal omong-omong saja. Ini juga berlaku untuk semua ormas yang ada. Kritiklah pemerintah jika melenceng tetapi harus berbasis data," tegasnya.
Ketua Pemuda Katolik Komda NTT, Yuvensius Tukung juga menyampaikan terima kasih kepada Badan Kesbangpol NTT yang telah melayani Pemuda Katolik dengan baik selama proses pendaftaran.
"Kami sangat berterima kasih dan seluruh Komisariat Cabang (Komcab) di Kabupaten Kota pun demikian. Semuanya sedang mengikuti proses pendaftaran di semua tingkatan," katanya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemuda Katolik menyambut baik ajakan dari Pemerintah NTT melalui Plt Kesbangpol, Regina Maria Manbait untuk bersinergi dengan pemerintah membangun NTT.
"Pemuda Katolik tentu siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT. Bagi kami, Pembangunan bukanlah semata menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah tetapi menjadi tangung jawab kita secara bersama-sama," tegas mantan Anggota DPRD Kota Kupang dua periode ini.
Yuven juga berkomitmen bahwa Pemuda Katolik NTT akan intens berkoordinasi dan melaporkan agenda program kerja secara berkala kepada pemerintah NTT melalui Badan Kesbangpol.
"Ke depannya kita akan semakin intens dalam berkoordinasi, termasuk memberikan laporan agenda program kerja secara berkala," ujarnya.
Di bawah kepemimpinannya, Ia mengatakan bahwa Pemuda Katolik saat ini fokus pada beberapa isu penting yang dihadapi NTT saat ini.
"Dalam kepengurusan ini, kami telah menetapkan fokus pada bbrp isu penting di antaranya masalah kemiskinan, human trafickking, pengangguran, persoalan lingkungan dan lainnya. Kami berkomitmen agar Pemuda Katolik membawakan dampak positif bagi kemajuan pembangunan daerah ini," tandas Yuven. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.