NTT Terkini 

Efisiensi Anggaran Berdampak bagi Perhotelan di NTT, Begini Tanggapan Pengamat Ekonomi

Solusi yang ditawarkan oleh Thomas yakni, mengatasi penyakit makro, hanya bisa dilakukan oleh dokter ekonomi makro (Kemenkeu, BI dan BAPPENAS)

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Pengamat Ekonomi, Dr. Thomas Ola Langoday. 

Berikutnya, fokus alokasi anggaran ke sektor riil yang produktif, pada waktunya akan mengembalikan posisi kontribusi perekonomian NTT menjadi minimal kontribusi sektor swasta dan APBD/APBN menjadi  60 persen berbanding 40 persen.

"Coba dibayangkan. Kapan itu bisa terjadi? Bukan jangka pendek tetapi jangka menengah dan bahkan panjang," ujarnya.

Lebih lanjut, dosen tetap pada Global Economic Institute STIE OEMATHONIS Kupang ini mempertanyakan,  apakah hotel dan restoran di NTT masih hidup?

"Hanya kreativitas dan inovasi manajemen yang bisa mengatasi masalah ini," pungkasnya. 

Tidak bisa berharap banyak dari APBN dan APBD kecuali ada perubahan alokasi efisiensi dalam waktu dekat yang memperbolehkan aktivitas di perhotelan dan tentu saja menghidupkan restauran dan transportasi lokal. (moa) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved