NTT Terkini

HP2SK NTT Perluas Kemitraan Antar Provinsi untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah di Sektor Peternakan

Asosiasi Peternak Sapi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memperluas kemitraan untuk meningkatkan pendapatan daerah bidang peternakan

Penulis: Ray Rebon | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
TONO SUFARI SUTAMI - Ketua HP2SK NTT, Tono Sufari Sutami. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Asosiasi Himpunan Pengusaha Peternak Sapi dan Kerbau (HP2SK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berupaya memperluas kemitraan dengan provinsi lain guna mendukung visi dan misi pemerintah daerah dalam meningkatkan pemasukan daerah di bidang peternakan.

Ketua Bidang Organisasi HP2SK NTT, Livingston Ratu Kadja, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penjajakan dengan sejumlah provinsi dan mendapat respons positif. Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong kesejahteraan petani peternak di NTT.

"Kami (HP2SK NTT) sudah melakukan penjajakan dengan sejumlah provinsi lain dan sudah ada titik terang. Provinsi lain siap membangun kerja sama dengan NTT, dan hal ini sudah kami komunikasikan. Beberapa waktu lalu, kami juga telah bertemu dengan Bapak Gubernur dan Bupati Kupang, yang merespons positif rencana ini," ujar Livingston, Minggu 16 Maret 2025.

Ia menambahkan bahwa kerja sama tersebut akan diawali dengan dua kabupaten penghasil ternak utama di NTT, yakni Kabupaten Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). 

Ke depan, kata dia HP2SK NTT akan terus berkomunikasi dengan kabupaten-kabupaten lain agar jaringan kemitraan semakin luas.

Baca juga: Peternak Sapi di Desa Manusasi, Kabupaten TTU Keluhkan Harga Penimbangan Sapi

"HP2SK NTT siap menjadi fasilitator dalam membangun kerja sama antarprovinsi. Saat ini, Kabupaten Kupang dan Kabupaten TTS telah berkomunikasi dengan kami, dan tentunya kami akan menjajaki lebih banyak kabupaten penghasil ternak lainnya agar dapat menjalin kerja sama dengan provinsi lain," lanjutnya.

Menurut Livingston, tujuan utama kerja sama ini adalah untuk meningkatkan pendapatan daerah di sektor peternakan serta menjaga kualitas dan populasi sapi di NTT.

"Tujuannya adalah menggenjot pemasukan daerah dari sektor peternakan, sekaligus memastikan populasi dan kualitas sapi tetap terjaga. Dengan demikian, kesejahteraan petani peternak juga akan meningkat," jelasnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum HP2SK NTT, Tono Sufari Sutami, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan terhadap visi dan misi pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

"Ini adalah dukungan HP2SK NTT terhadap pemerintah daerah dalam meningkatkan pemasukan daerah. Kami sudah berkomunikasi dengan beberapa provinsi yang siap bekerja sama dengan NTT serta sejumlah kabupaten penghasil ternak. Mereka menyambut baik kerja sama ini, dan saat ini kami tengah mempersiapkan Memorandum of Understanding (MoU). Artinya, HP2SK siap menjadi fasilitator dalam membangun kemitraan ini," ujar Tono.

Baca juga: Kabid Keswan Minta Peternak Sapi di Flores Timur NTT Tingkatkan Kesadaran

Lebih lanjut, Tono menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya terbatas pada aspek bisnis, tetapi juga mencakup berbagai bidang terkait peternakan, seperti pembibitan, kualitas sapi, populasi, pakan, dan vaksin.

"Jadi, kerja sama ini tidak hanya soal bisnis, tetapi juga pengembangan populasi sapi, peningkatan kualitas daging sapi, pembibitan, pakan, serta aspek lainnya di bidang peternakan," tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa selama ini kerja sama dalam sektor peternakan lebih banyak bersifat individual, sementara HP2SK berupaya membangun sistem kerja sama yang lebih luas dan terstruktur antarprovinsi demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan petani peternak.

"Jika sebelumnya bisnis peternakan lebih bersifat perorangan, kini HP2SK hadir untuk membangun kemitraan yang lebih luas antarprovinsi. Dengan demikian, tujuan meningkatkan PAD dan kesejahteraan petani peternak dapat tercapai," tutupnya. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved